• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Kuasa Hukum Frederich Sebut Kliennya Merasa "Dihabisi"

9 December
05:42 -0001
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Kuasa Hukum Frederich Yunadi, Sapriyanto Refa mengatakan kliennya merasa di kriminalisasi atas penetapan dirinya sebagai tersangka oleh KPK. 

"Kalau pak Frederich bilang tidak ada pemesanan seperti yang disangkakan KPK, ya menurut saya ini dikriminalisasi," ujar Refa dalam wawancara bersama RRI di Jakarta, Sabtu (13/1/2018).

Refa menambahkan ada beberapa skenario yang ingin dilakukan KPK dan membuat dirinya harus dihabisi alias ditangkap.

"Kata pak Frederich ini ada skenario katanya dia mau ditangkap," tuturnya.

Sebelumnya Frederich merasa difitnah melakukan upaya menghalang-halangi penyidikan KPK terhadap mantan Ketua DPR Setnov dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP). Bahkan, Fredrich menantang KPK membuktikan tuduhan terhadap dirinya itu. 

"Sama sekali tidak ada. Buktikan. Iya kan itu permainan, enggak ada itu, sesuatu hal rangkaian itu. Namanya skenario ingin membumihanguskan," ujar Fredrich usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu (13/1/2018). 

Dia pun membantah menyewa ruang VIP di Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Jakarta untuk tempat Setya Novanto. Fredrich mengklaim bahwa sebagai pengacara dirinya tidak bisa dikenakan hukum pidana maupun perdata, sebagaimana diatur dalam Pasal 16 Undang-undang 18 tahun 2013 tentang advokat yang diperkuat dengan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 26 tahun 2013.

"Namun sekarang saya dibumihanguskan. Ini adalah suatu pekerjaan yang diperkirakan ingin menghabiskan profesi advokat," tuturnya. 

KPK telah melakukan penahanan terhadap Fredrich Yunadi. Penahanan itu dilakukan setelah Frederich menjalani pemeriksaan sejak Jumat, 12 Januari 2018 malam. (LS/AA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00