• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Keluarga Berharap 29 ABK KM Mega Top III Pulang Selamat

9 December
05:42 -0001
0 Votes (0)

KBRN, Sibolga : Sejumlah keluarga ABK KM Mega Top III yang hilang kontak di sekitaran laut Aceh, mendatangi tangkahan Atak di Pondok Batu, Tapanuli Tengah (Tapteng) Sumatera Utara, Jumat (12/1/2018).

Kedatangan para keluarga ABK, untuk memastikan adanya perkembangan informasi dari pemilik kapal, tentang keberadaan kapal dan keselamatan keluarganya, setelah 9 hari dikabarkan hilang kontak.

Hamna Pasaribu (60) warga Jalan Cendrawasih Kota Sibolga saat ditemui wartawan di Pondok Batu mengaku, di atas kapal nelayan KM Mega Top III yang hilang kontak, ada 4 orang keluarganya, termasuk menantu kandungnya sendiri bernama Sutrisno.

"Didalam kapal itu ada menantu saya namanya Sutrisno. Ada anak kakak saya, anak adik saya serta cucu kakak saya,” ungkap Hamna, sambil menitikkan air matanya dihadapan para awak jurnalis.

Hamna berharap seluruh keluarganya dan begitu seluruh ABK yang berada di atas kapal KM Mega Top III jauh dari hal yang tidak diinginkan serta dapat diketemukan segera.

“Kiranya segera ditemukan semua ya Allah, saya sangat khawatir dengan keluarga ku ya Allah, tunjukkan keberadaan mereka, selamatkan lah dia ya Tuhan,” teriak Hamna.

Sementara, Aswin Nasution mewakili pemilik KM Mega Top III membenarkan adanya beberapa pihak keluarga ABK sudah mendatangi pemilik kapal untuk memastikan keberadaan keluarganya masing-masing, dan sekaligus berharap tim pencari korban dapat membawa hasil memuaskan.

"Harapan kita pulang dengan selamat, agar bisa ketemu dengan sanak saudaranya," pinta Aswin.

Disebutkan Aswin, 29 orang ABK KM Mega Top III yang berangkat ke laut untuk menangkap ikan, merupakan warga Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah. Kapal nelayan milik UD Sinar Mas berkapasitas GT 34 itu berangkat ke laut tanggal 27 Desember 2017 dan kemudian dinyatakan hilang kontak sejak 3 Januari 2018 sampai dengan saat ini. (Muafdan/DS/AA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00