• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Anggota Komisi IV Sebut Bulog sebagai Mafia

9 December
05:42 -0001
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Anggota Komisi IV DPR, Firman Subagyo menyebut Bulog adalah bagian dari mafia beras. Menurutnya selama ini Bulog tidak dapat menyerap hasil panen para petani selain itu operasi pasar yang diselenggarakan Bulog juga tidak mampu menurunkan harga beras di lapangan.

"Bulog bagian dari mafia beras ini, Bulog ini sudah menjadi Perum, Perum yang mencari untung, dulu Bulog menjadi penyangga ketahanan beras namun sekarang tidak seperti itu, ada banyak raskin keluaran Bulog yang tidak layak konsumsi dan masih ada cerita lain lagi," kata Firman dalam wawancara bersama RRI di Jakarta, Jumat (12/1/2018)

Firman berharap aparat penegak hukum dapat bertindak untuk investigasi kinerja Bulog. Kata Firman jika pemerintah tidak bertindak cepat, maka tiap tahun akan terjadi masalah seperti ini, harga beras naik padahal surplus hasil tani.

"Aparat penegak hukum harus menginvestigasi ini, ketika masa panen Bulog harus dapat menyerap dan mampu mengendalikan harga pasar," tutur Firman.

Sebelumnya kenaikan harga beras yang terjadi pada Januari 2018 ini ditanggapi Menteri Pertanian Amran Sulaiman dengan prediksi produksi beras yang surplus. Produksi beras pada Januari 2018 diproyeksikan surplus sebesar 329,3 ribu ton.

Sebelumnya, berdasarkan data Kementerian Perdagangan, harga beras medium pada Juli 2017 berada di level Rp 10.574 per kilogram dan meningkat menjadi Rp 10.794 per kilogram pada November di tahun yang sama. Pada Januari 2018, angka ini merangkak naik menjadi Rp 11.041 per kilogram.

Harga beras mencapai titik tertinggi pada awal tahun 2018, namun pemerintah mengatakan stok beras di Bulog cukup sampai musim panen di akhir Januari atau awal Februari 2018. (LS/AA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00