• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Banjir Susulan Rendam Sebagian Desa dan Kelurahan di Kecamatan Sampang

12 January
17:03 2018
0 Votes (0)

KBRN, Sampang : Meskipun pada Kamis (11/1/2018) pagi banjir sempat surut, namun Jumat (12/1/2018) siang banjir akibat luapan sungai Kamoning kembali naik. 

Akibatnya banjir susulan ini merendam sebagian desa dan kelurahan di Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Anang Djoenaidi menjelaskan, banjir susulan ini terjadi akibat hujan deras semalam. Ada tiga desa dan dua kelurahan yang masih terendam banjir yaitu Desa Pangilen,  Panggung, Gunung Maddah, kemudian Kelurahan Dalpenang dan Rongtengah dengan ketinggian air antara 30 sampai 60 cm. 

Anang mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan TNI/Polri dan  membentuk tiga posko yang ditempatkan di pendopo bupati, markas 0828 dan kantor BPBD untuk memantau ketinggian ait dan siap mengevakuasi apabila ada warga yang sakit atau memerlukan bantuan lainnya. 

"Kalau wilayah utara tidak hujan, diperkirakan akan surut malam nanti," ucapnya.

Sementara itu salah satu warga terdampak banjir, Yudi Santoso mengatakan, akibat banjir ini banyak warga tidak bisa beraktivitas sepeti biasanya dan memilih untuk tetap di rumah masing-masing sambil menunggu air surut.

"Harapannya mungkin pemerintah bisa mengatasi dengan cara memperlebar sungai, serta membersihkan sampah-sampah yang ada di selokan dan sungai," ungkapnya. 

Dari pantauan RRI, selain permukiman warga, lahan pertanian dan kompleks pertokoan,  banjir juga merendam sejumlah fasilitas umum seperti gedung sekolah, pasar dan kantor RRI Sampang. 

Bahkan jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Sampang dengan Kecamatan Omben belum bisa dilewati kendaraan bermotor. Tidak hanya itu, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan seperti kesetrum pihak PLN setempat memadamkan aliran listrik di desa dan kelurahan yang terendam banjir.(Wan/ARN)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00