• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Diminta Evaluasi Kinerja Koorwas, Dindikbud Serahkan Ke Pengawas

7 December
18:57 2017
0 Votes (0)

KBRN, Pandeglang : Desakan dari Wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) untuk segera merombak Koordinator Pengawas (Koorwas) dinilai bukan perkara mudah.

Kepala Dindikbud Pandeglang, Olis Solihin mengungkapkan, kapasitas Dindikbud sejatinya tidak sampai mengatur kedudukan Koorwas. Soalnya, jabatan Koorwas ditunjuk langsung oleh para pengawas pendidikan. Sehingga dapat dikatakan, Koorwas merupakan independen.

Baca juga: Distribusi Soal Terkendala Ekspedisi, UAS Ratusan SD di Pandeglang Tertunda

“Mereka (Koorwas) itu independen. Karena penunjukkan koordinator, sekretarisnya, ditentukan oleh pengawas. Paling nanti kami kembalikan ke pengawas apakah perlu diganti Koorwasnya,” katanya ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (7/12/2017).

Olis mengakui, kedudukan Koorwas saat ini memegang peranan penting dalam pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) ganjil di Pandeglang. Koorwas lah yang menentukan rekanan yang mencetak lembar soal ujian bagi siswa di SD. Soalnya, Dindikbud tidak pernah dilibatkan dalam proses tersebut meski pada dasarnya harus ada koordinasi antar kedua belah pihak.

Baca juga: UAS SD di Pandeglang Bermasalah, Wabup Minta Koorwas Dirombak

Akibat minimnya koordinasi itu, membuat pelaksanaan UAS di sekitar 200 SD di 15 kecamatan mengalami penundaan selama 2 hari kemarin (Selasa dan Rabu). Penundaan itu terjadi disebabkan terhambatnya proses pendistribusian soal oleh pihak percetakan.

“Kami di Dindikbud tidak dilibatkan dalam penunjukkan percetakan. Kalau mah Koorwas lapor ke saya, mungkin saya akan beri saran soal percetakan dan tidak perlu menggunakan percetakan di Jakarta,” terangnya.

Tidak hanya itu, keterlibatan Dindikbud dalam UAS kali ini juga seolah dibatasi. Pasalnya, ketika jajaran Koorwas mengadakan workshop untuk memfasilitasi pembuatan naskah soal UAS, Dindikbud tidak turut dilibatkan.

Baca juga: Terancam Dirombak, Koorwas Nilai Wabup Tak Paham Internal Kepengawasan SD

“Dalam workshop tersebut saya tidak diundang dan tidak ada laporan ke saya terkait soal yang akan dicetak. Seharusnya Koorwas melaporkan bahwa mau mencetak soal di sini, sini. Tetapi sampai dengan hari H ujian, tidak ada informasi ke saya,” jelas Olis. (DF/HF)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00