• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Masyarakat Harus Pahami Peraturan Tentang Kewarganegaraan

7 December
18:51 2017
0 Votes (0)

KBRN, Bandarlampung : Pentingnya bagi Masyarakat untuk memahami regulasi peraturan perundang-Undangan  tentang kewarganegaraan dan Layanan kewarganegaraan.

Kepala Kantor wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provibsi Lampung, Bambang Haryano, Kamis (7/12/2017) membuka secara langsung seminar sosialisasi layanan kewarganegaraan.

Menurutnya Kegiatan tersebut dalam rangka mewujudkan pelayanan kewarganegaraan yang efektif, sesuai dengan perkembangan teknologi, dibidang kewarganegaraan melalui mekanisme dan penyampaian permohonan kewarganegaraan secara elek tronik.

Kegiatan tersebut diikuti 100 peserta yang terdiri dari, Kepolisian, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Kantor Imigrasi, dinas dan instansi terkait serta media cetak maupun elek teronik.

Dengan nara sumber, Direktur Tata Negara, Dirjen Administrasi hukum Umum Kartiko Nurintias, kepala Devisi Keimigrasian Kanwil Lampung Endang Herawati, Kepala sub setatus kewarganegaraan Agus Rianto.

Usai memberikan materi Direktur Tata Negara, Dirjen Administrasi Hukum Umum, Kartiko Nurintias mengatakan, Pemerintah melalui perangkatnya hingga ditingkat bawah memiliki peran yang sangat penting, dalam memberikan suatu edukasi kepada masyarakat agar mengetahui dan memahami tentang hak kewarganegaraan yang diatur dalam undang-undang.

Sehingga masyarakat tidak dirugikan, tidak hanya setatus kewarganegaraannya namun juga setatus sosial, ketika terjadi pemersalahan hukum yang disebabkan status perkawinan campuran antara Warga negara Indonesia (WNI) dengan Warga Negara Asing (WNA).

"Kewajiban dari kami baik kementrian hukum dan ham dipusat maupun di daerah, seperti dilampung ini, untuk melakukan sinergitas melakukan kerjasam, mengundang masyarakat, mengundang steak holder, supaya harapan kita mereka yang telah mendengar informasi pengetahuan yang kita berikan dalam sosialisasi ini dapat juga memberikan kepada masyarkat diwilayahnya. Sehingga peraturan itu dapat dipahami, dapat berlaku efektif kemudian masyarakat menyadari apabila melakukan pelanggaran yang rugi masyarakat itu sendiri, seperti contoh undang-undang kewarganegaraan apabila terjadi perkawinan warga negara Indonesia dengan warga negara Asing," ujar Kartiko Nurintias    

Lebih lanjut dikatakan Kartiko Nurintias, banyak persoalan setatus kewarganegaraan tersebut terjadi akibat perkawinan antara WNI dengan WNA  terutama didaerah Untuk itu pemerintah, didaerah maupun pusat harus secara berkesinambungan dapat memberikan edukasi, inpformasi pengetahuan yang dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat.

Disamping itu masyarakat juga dapat memahami layanan dan tata cara kewarganegaraan. Serta RRI juga diminta terus berberan dalam memberikan informasi pengetahuan hukum tersebut. (FN/HF)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00