• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Badan Jalan Amblas, Lintas Takengon-Galus Lumpuh

7 December
11:23 2017
1 Votes (3)

KBRN, Takengon: Badan jalan provinsi lintas Takengon-Gayo Lues, tepat di Desa Jamur Konyel, Kecamatan Bintang, Aceh Tengah, amblas. Akibatnya, arus transportasi via utara Danau Laut Tawar itu lumpuh total.


Kapolres Aceh Tengah melalui Kapolsek Bintang Ipda Akkup Gaja melaporkan, badan jalan yang amblas itu telah melewati garis tengah. Kondisi itu semakin mengancam dengan sisa badan jalan yang sudah retak. 

Dikatakan, kejadian itu berlangsung pada Rabu sore kemarin. Penyebabnya kata Ipda Akkup, diduga lantaran gorong-gorong yang ada dibagian bawah jalan tersumbat. Kondisi itu diperparah dengan adanya sumber mata air aktif pada sisi kiri dari Takengon-Bintang. Terlebih kata Ipda Akkup, selama ini dataran tinggi Gayo sedang diguyuri hujan dengan intensitas ringan. 

"Kalau roda dua bisa lewat, tapi kita himbau harus waspada. Kalau untuk roda empat kita tegas melarang agar jangan dilewati, tapi kadang ada juga sebagian yang bandel," kata Ipda Akkup kepada RRI, Kamis (7/11/2017).

Akibat kejadian itu sebutnya, akses transportasi Takengon-Gayo Lues atau sebaliknya dialihkan via kecamatan Linge. Pengalihan tersebut diakui Ipda Akkup, terpaut waktu dari 1 hingga 1,5 jam.

Ia juga melaporkan, hari ini pihak Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Aceh Tengah berencana melakukan koordinasi unuk penanggulangan bencana itu.

"Ini kami mau koordinasi lagi, apakah kita tutup total jalan itu atau bagaimana, karena sudah sangat mengancam," demikian Ipda Akkup.

Terpisah, Sekretaris BPBD Aceh Tengah Mauiza Uswa mengaku telah menerima laporan adanya badan jalan yang amblas di Desa Jamur Koyel, Bintang. Ia juga membenarkan jalan itu merupakan tanggung jawab pemerintah Provinsi. Hari ini Kamis (7/12/2017) sebut Mauiza, pihaknya juga akan memasang Line BPBD dititik lokasi jalan amblas.

"Ini mau kita tinjau dengan pak Sekda juga, nantik kita laporkan ke pemerintah provinsi," katanya. (MS/AKS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00