• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Buka BDF ke 10, Wapres JK: Tujuan Demokrasi Sejahterahkan Rakyat

7 December
11:15 2017
0 Votes (0)

KBRN, Serang: Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla meresmikan Bali Democracy Forum (BDF) ke-10 tahun 2017 di ICE BSD, Serpong, Provinsi Banten. BDF merupakan ajang rutin tahunan bagi Indonesia dengan negara-negara demokrasi di dunia, untuk berbagi ilmu dan pengalamannya selama 72 tahun  Indonesia menjalankan sistem demokrasi dalam pemerintahannya.

Wapres Jusuf Kalla mengajak negara-negara demokrasi di dunia untuk meningkatkan kualitas demokrasi melalui berbagi pengalamannya, guna mencapai tujuan mensejahterahkan masyarakatnya. Indonesia disebutkannya telah mempunyai pengalaman dari penerapan sistem demokrasi, mulai demokrasi terpimpin, demokrasi otoriter, hingga demokrasi terbuka yang masing-masing mempunyai nilai positif yang dapat diambil pembelajaran.

"Indonesia mempunyai pengalaman bagaimana toleransi, semua suku masyarakat, agama menempati jabatan di pusat, menteri, daerah gubernur, mempunyai tempat yang sama, demokrasi bisa berjalan jika tidak ada diskriminasi, hukum berjalan baik, demokrasi adalah alat untuk tujuan kesejahterahan masyarakat," ungkap Wapres JK saat pidato pembukaan BDF ke 10 di ICE BSD, Serpong, Banten, pada Kamis (7/12/2017).

Wapres menyebut sistem demokrasi terbuka saat ini telah memberikan dampak positif, khususnya pada peningkatan ekonomi dalam negeri yang membuka peluang dan investasi. "Demokrasi sangat berdampingan dengan ekonomi, demokrasi terbuka, ekonominya juga terbuka sehingga maju, indonesia bisa menjaga tumbuh minimun 5 persen per tahun," kata Jusuf Kalla.

Kegiatan BDF berlangsung sejak 2007 lalu pada 7-8 Desember diikuti oleh 29 negara anggota dan pendukung BDF diantaranya setingkat Menteri Luar Negeri dan perwakilan, seperti dari Amerika Serikat, Tiongkok, Yaman, Zimbabwe, Venezuela, Slovakia, Belanda, Spanyol.

Sebelum penyelenggaraan BDF ke-10 tahun 2017, Indonesia juga telah menyelenggarakan "Student Conference" pada 5-6 Desember lalu yang diikuti 160 pelajar dari berbagai negara. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mempromosikan demokrasi di kalangan generasi muda dan penerus bangsa.

Sebelum BDF ke-10 di Indonesia, Tunisia juga telah menyelenggarakan BDF Chapter Tunish pada Oktober 2017 lalu, yang sekaligus perluasan BDF ke wilayah lain di luar kawasan negara Asia Pasifik. Pelaksanaan BDF ke-10 semula diagendakan di Nusa Dua, Bali, namun karena terkendala dampak letusan Gunung Agung, maka dipindahkan di ICE BSD Serpong, Banten. (QQ/AKS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00