• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Luar Negeri

Presiden Trump Akan Pindahkan Kedutaan AS untuk Israel ke Yerusalem

6 December
09:48 2017
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta: Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan kepada para pemimpin Israel dan Arab bahwa dia bermaksud untuk memindahkan kedutaan AS di Israel ke Yerusalem.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (6/12/2017), pejabat senior AS mengatakan Trump pada hari Rabu diperkirakan akan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan melakukan relokasi kedutaan dari Tel Aviv dalam enam bulan ke depan, meskipun dia berencana untuk memerintahkan untuk segera merencanakan langkah tersebut.

Dukungan AS terhadap klaim Israel atas seluruh Yerusalem sebagai ibukotanya akan bertentangan dengan kebijakan AS yang telah berlangsung selama puluhan tahun. Karena status kota tersebut harus diputuskan dalam negosiasi dengan Palestina, yang menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara.

Langkah AS tersebut juga berpotensi memicu berlanjutnya kekerasan di Timur Tengah. Masyarakat internasional tidak mengakui kedaulatan Israel atas seluruh kota, yang merupakan kota suci umat Islam, Yahudi, dan Kristen.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Raja Yordania Abdullah, Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi, dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud, yang semuanya menerima telepon dari Trump, bergabung dengan sebuah senada memperingatkan bahwa langkah sepihak AS di Yerusalem tersebut akan menggagalkan upaya AS untuk perdamaian dan meredakan kekacauan yang meluas di wilayah ini.

Gedung Putih mengatakan bahwa Trump juga telah berbicara dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang telah lama mendukung berpindahnya kedutaan besar AS untuk Israel ke Yerusalem.

Pemerintah Israel tidak menanggapi permintaan untuk memberikan komentar, namun seorang menteri senior Israel menyambut baik keputusan Trump sambil mengatakan bahwa Israel akan siap menghadapi pecahnya kekerasan. (reuters/SAS/AKS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00