• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hiburan

Nova Eliza Kampanyekan Anti Kekerasan Terhadap Perempuan di Aceh

4 December
22:20 2017
3 Votes (0.7)

KBRN, Banda Aceh : Lewat Yayasan Suara Hati Perempuan Fundation, artis Nova Eliza melakukan kampanye tentang anti kekerasan terhadap perempuan di Aceh. Kampanye yang dilakukan adalah rangkaian dari road show yang sempat di kunjungi ke beberapa daerah di Indonesia.

Bagi artis asal Aceh itu, ini merupakan wujud pengabdianya untuk melakukan pemberdayaan kepada perempuan di Aceh yang mengalami keterpurukan karena berbagai masalah yang dihadapi baik di dalam rumah tangga maupun di kehidupan sosial.

“Sebenarnya ini adalah bentuk dari dukungan aku sebagai putri Aceh dan ini adalah salah satu bentuk dukungan dari yayasan suara hati perempuan yang aku prakarsai yang bisa mendorong seluruh perempuan di Indonesia. Selama ini telah melakukan road show ke berbagai daerah seperti Makassar dan Bali, tapi aceh belum tersentuh,” kata Nova dalam konfrensi pers di salah satu hotel di Banda Aceh, Senin (4/12/2017).

Suara hati perempuan Fundation lahir sebagai yayasan dari bentuk keprihatinan yang dirasakan Nova Eliza terhadap perempuan di Indonesia. Yayasan yang dibentuk olehnya itu berfokus mendukung kampanye anti kekerasan terhadap perempuan yang bertajuk “Perempuan Berkarya”.

“Tapi hari ini bertepatan dengan hari ibu dan momen 16 hari kampanye stop kekerasan terhadap perempuan, kayaknya penting membuat kegiatan ini di Aceh setelah aku menunggu waktu yang tepat,” ujarnya.  

Nova menjelaskan, agenda kampanye ini akan diselenggarakan pada tanggal 14 Desember 2017 di gedung AAC Dayan Dawood Darusssalam, Banda Aceh. “Kegiatan di perempuan berkarya itu akan ada talk show, seminar, menambah wawasan baru tentang bagaimana perempuan Aceh itu mempunyai hasil karya. Artinya mempunyai usaha kecil dan kita juga memberikan beasiswa yang bisa diikuti oleh dua ribu orang perempuan Aceh,” bebernya.

Nova menginginkan, kegiatan ini bukan hanya seremonial belaka. Namun semua perempuan Aceh yang terlibat bisa berbagi pengalaman. Di sana, nantinya tidak hanya perempuan, tapi kaum laki-laki juga boleh ikut berpartisipasi. “Kita juga akan mengajak perempuan Aceh untuk mandiri lewat usaha-usaha melalui program UKM, ini masih kita bicarakan dengan pihak pemerintah agar memberikan dukungan,” ujarnya.

Perempuan berdarah Pidie itu menuturkan, dalam kegiatan yang dilakukan, pihaknya juga bersinergi dengan Komnas Perempuan. Tujuanya, untuk meneliti berbagai fenomena yang terjadi saat ini tentang kekerasan terhadap perempuan. Dalam kegiatan kampaye ini, sebut Nova, tidak akan jauh-jauh dari balutan seni.

“Menurut aku, jika disampaikan lewat  balutan seni kepada masyarakat, kan lebih bisa ditangkap dari pada dilakukan dengan cara formal, nanti akan ada pertunjukan seni lewat puisi dan tari Ratoh Jaroe,” tandasnya.

Menurut Nova, pesan yang ingin disampaikan dalam kampanye ini agar mendorong kaum perempuan dan kaum laki-laki untuk saling bersinergi dan mempunyai peran positif di dalam kehidupan berumah tangga dan kehidupan sosial.

Suara hati perempuan Fundation sangat antusias melihat komitmen dan dedikasi untuk merangkul perempuan Aceh. Ini merupakan kolaborasi dukungan semua pihak dari pemerintah daerah, LSM, IT Expert, aktivis perempuan, komunitas anak muda, pelaku UKM, pengusaha muda Aceh hingga mahasiswa.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh M. Nur Ibrahim mengatakan, angka kekerasan terhadap perempuan di Aceh sangat tinggi.

 “Kita sangat mengapresiasi atas apa yang dilakukan oleh suara hati perempuan foundation dalam mengkampanyekan anti kekerasan terhadap perempuan, semoga ini menjadi solusi untuk mendorong turunya angka kekerasan terhadap perempuan,” ujarnya. (Mj/AKS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00