• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sorotan Kampus

Kompetisi Mobil Listrik Indonesia ke IX Digelar di Politeknik Bandung

22 November
21:05 2017
0 Votes (0)

KBRN, Bandung : Kompetisi Mobil Listrik Indonesia (KMLI) ke IX 2017 kembali digelar di Politeknik Bandung tanggal 23 hingga 25 November, diikuti 21 peserta dari Perguruan Tinggi se Indonesia.

KMLI merupakan gelaran sebagai wadah untuk meningkatkan kreatifitas mahasiswa dibidang industri teknologi transportasi dan  sebagai aksi nyata keperdulian terhadap teknologi sumber daya alam.

Direktur Politeknik Negri Bandung Rahmat Itbang manyampaikan, kompetisi mobil listrik yang digelar setiap tahun selalu diikuti antusias dari kalangan mahasiswa. Mereka ingin mempertunjukan kreasinya dalam bentuk teknologi listrik. Selain itu juga kompetisi ini sebagai ajang perkembangan mobil listrik yang setiap tahunnya terdapat peningkatan.

Rahmat menjelaskan, pada tahun sebelumnya mobil listrik hanya mampu  berkecapatan rendah dan  sekarang terdapat mobil listrik yang berkecepatan 60 sampai 80 km perjam. Hal ini membuktikan kekuatan inovasi generasi muda dalam berkarya dapat diandalkan dan juga mobil listrik altetnatif transportasi masa depan yang bisa di buat rool model.

"Kompetisi ini untuk memberitahukan kepada generasi muda, bahwa mobil listrik dapat dijadikan alternatif kendaraan selain mobil bahan bakar. Selain itu dalam perkembangannya mobil listrik yang dibuat mahasiswa, dapat bersaing dengan negara luar dengan teknologi dan kreasi sehingga dalam ajang ini dapat terlihat keseriusan para peserta kompetisi dengan mobil listriknya," tutur Rahmat di kampus Polban, Rabu (22/11/2017).

KLMI ke IX tahun ini, ditambahkan Rahmat, memperlombakan 6 kategori utama, yaitu daya tarik mobil, percepatan, pengereman, slalom, kecepatan, dan efisiensi. Selain itu juga ada kategori tambahan penghargaan bagi peserta, diantaranya rancangan kontruksi terbaik dan pengemudi terbaik.

Politeknik Negri Bandung, dijelaskan Rahmat, mengharapkan dalam kompetisi mobil listrik Indonesia dapat mempopulerkan kendaraan listrik di Indonesia, dan dapat mengejar ketertinggalan teknologi ramah lingkungan yang sudah berkembang di negara lain, dengan konsep transportasi listrik. Selain itu juga keterbatasan bahan bakar primer yang sewaktu waktu minim, karena dikonsumsi  kendaraan saat ini mobil listrik menjadi alternatif dalam memenuhi kebutuhan transfortasi ramah lingkungan di masa depan. (Reng/DS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00