• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

PLN Tepati Janji Atasi Krisis Listrik Nunukan

14 November
21:29 2017
0 Votes (0)

KBRN, Nunukan : Janji PLN untuk mendatangkan enam unit Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) untuk membantu kekurangan daya listrik yang menjadi persoalan klasik masyarakat Kabupaten Nunukan selama ini akhirnya ditepati.

Manager PLN Rayon Nunukan Nurhidayat mengungkapkan saat ini telah tiba lima unit PLTD dan satu unit lainnya akan menyusul.

"Ya, alhamdulillah ini kabar gembira bagi masyarakat Nunukan dan bag kami juga di PLN, sudah ada tambahan 5 mega, dan nantinya yang satunya akan dikirim belakangan," papar Nurhidayat, Selasa (14/11/2017).

Keenam unit PLTD dengan kekuatan 6 MW tersebut merupakan bantuan dari PLN pusat untuk mengatasi krisis listrik di Kabupaten Nunukan. Untuk itu dengan adanya lima unit PLTD yang sudah tiba di Nunukan, PLN Rayon Nunukan akan segera melakukan perakitan dan diupayakan akan beroperasi pada tahun ini juga.

"Jadi posisi mesin masih di dermaga, kita baru akan mobilisasi ke lokasi di PLTD Sungai Bilal, kemudian kita rakit, dan Insya Allah Desember sudah bisa beroperasi sebagian," jelas Nurhidayat.

Sementara itu, Bupati Nunukan Hajah Asmin Laura mengapresiasi atas kedatangan lima unit PLTD di Kabupaten Nunukan. Bupati Laura mengharapkan PLN segera mengoperasikan mesin tersebut untuk menghindari terjadinya pemadaman bergilir jika sewaktu - waktu PLTMG Sebaung mengalami gangguan.

"Alhamdulillah ya, paling tidak kita sudah bisa bernafas lega, semoga tidak ada lagi pemadaman seperti yang dikeluhkan masyarakat selama ini," katanya.

Lebih lanjut Bupati Laura menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Nunukan terus mendukung PLN dalam upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat, mengingat listrik merupakan kebutuhan dasar.

"Tentunya yang berkaitan dengan pelayanan publik, kita pasti akan dukung. Intinya bagaimana masyarakat bisa nyaman menikmati layanan listrik," tutup Laura. (SA/DS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00