• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pilkada Serentak

Jumlah TPS pada Pileg dan Pilpres 2019 di Bengkulu Kemungkinan Bertambah

14 November
18:46 2017
0 Votes (0)

KBRN, Bengkulu : Pada pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden serentak tahun 2019 mendatang, diperkirakan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam wilayah Bengkulu, akan bertambah dari sebelumnya. Pasalny  setelah dilakukan simulasi oleh KPU RI, jumlah mata pilih dalam satu TPS sebanyak 500 orang, sehingga proses penghitungan perolehan suara baru selesai pukul 05.00 WIB subuhnya.

“Pada Pileg dan Pilpres tahun 2019 nanti ada lima kotak suara dan lima kertas surat suara. Mengingat selain pemilihan Presiden dan Wakil Presiden juga ada pemilihan untuk DPD, DPR RI, lalu DPRD Provinsi serta DPRD Kabupaten/Kota. Dengan kondisi itu, dilakukan simulasi dengan jumlah mata pilih 500 orang dalam satu TPS, baru selesai pungut hitungnya jam 5 subuh. Itu melanggar aturan ketentuan yang berlaku dalam undang-undang,” ungkap Ketua KPU Provinsi Bengkulu Irwan Saputra, di Bengkulu.

Menurutnya, dengan pelaksanaan simulasi tersebut, pihak KPU RI juga telah melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPR RI dan hasilnya, KPU menurunkan jumlah mata pilih dalam satu TPS, dari 500 menjadi 250 mata pilih. Tetapi, akhirnya disepakati menjadi 300 mata pilih dalam satu TPS dan kembali dilanjutkan simulasi.

“Dengan di dukung pihak panitia KPPS-nya adalah orang-orang yang berpengalaman dalam menjadi penyelenggara pemilu tingkat TPS. Hasilnya dengan 300 mata pilih, proses perhitungan suara baru selesai dilakukan pada pukul 02.00 dini hari. Sehingga lagi-lagi melanggar ketentuan undang-undang yang berlaku,” katanya, Selasa, (14/11/2017).

Dengan kondisi demikian diakuinya, saat ini masih akan dibahas dan di evaluasi kembali tentang tekhnis pemungutan dan perhitungan suara di TPS nanti. Sehingga kemungkinan jumlah mata pilih atau TPS akan bertambah.

“Kalau saat ini, kita belum bisa memastikan apakah akan bertambah atau justru berkurang. Kita masih menunggu petunjuk selanjutnya dari KPU RI,” pungkasnya. (rep/HF)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00