• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pilkada Serentak

Golkar Jabar Minta Ridwan Kamil Segera Tentukan Calwagub Paling Lambat 25 November

14 November
17:52 2017
0 Votes (0)

KBRN, Bandung : Ketua Harian Badan Pengendalian Pemenangan Pemilu (BAPPILU) DPD I Partai Golkar Jawa Barat MQ Iswara meminta kepada bakal calon gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil untuk segera menentukan sikap dalam memilih calon pendampingnya.

Menurut Iswara, setelah Golkar resmi memberikan dukungan terhadap Ridwan Kamil dan berpasangan dengan Daniel Mutaqien, hingga saat ini belum ada niatan baik, bertemu dengan DPD Golkar Jabar maupun para Kader lainnya, untuk membahas pilgub Jabar.

"Kami, Bappilu DPD I Partai Golkar Jawa Barat, meminta Ridwan Kamil untuk segera memutuskan calon wakil gubernur sebelum tanggal 25 November," tegas Iswara di Sekretariat DPD I Partai Golkar Jabar, Selasa (14/11/2017).

Hal ini, sambung Iswara, agar ada kepastian terkait pasangan calon gubernur-wakil gubernur yang akan bertarung pada konstetasi pemilihan kepala daerah serentak mendatang. Selain itu, usai 25 November, DPD I Partai Golkar memiliki agenda dan program yang padat terkait pilkada serentak.

Meski, DPP Partai Golkar telah memutuskan Daniel Muttaqien sebagai cawagub Jabar untuk mendampingi Kamil, Iswara menilai, hingga kini belum ada kepastian dari yang bersangkutan mengenai calon pendampingnya di Pilgub Jabar 2018. Dan, menurut Iswara, hal ini membingungkan para kader di daerah, terutama akar rumput.

"Kami tak ingin diberikan cek kosong, kami meminta agar Ridwan Kamil segera memutuskan calon wakil gubernur dari Partai Golkar," seru Iswara.

Ketegasan Kamil dibutuhkan partai berlambang pohon beringin ini mengingat terdengar isu akan diadakan konstetasi antar calon wakil gubernur yang akan mendampingi Wali Kota Bandung tersebut. Terlebih, hingga kini belum ada komunikasi yang dilakukan Kamil kepada DPD I Partai Golkar Jabar, khususnya pengurus tingkat bawah.

"Sampai saat ini belum ada komunikasi sama sekali. Seharusnya, dalam situasi yang sangat dinamis ini, intensitas komunikasi sangat diperlukan. Namun, hingga kini intensitas komunikasi ke kami tidak ada sama sekali," tandas Iswara. (AZ/HF)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00