• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hiburan

Angkat Budaya Lokal, Festival Teater Pelajar Gunakan Bahasa ‘Cilacapan’

13 November
21:28 2017
0 Votes (0)

KBRN, Cilacap : Festival Teater Pelajar Cilacap 2017 diselenggarakan selama dua hari mulai Senin–Selasa (13–14/11/2017).

Yang menarik pentas kesenian ini mewajibkan penggunaan bahasa lokal Cilacap yang dikenal dengan bahasa ‘ngapak’ (logat khas bahasa lokal Cilacap).

Kasie Kesenian dan Tenaga Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap,  Jarmo menuturkan penggunaan bahasa lokal Cilacap sebagai tindak lanjut dari rembug bahasa Panginyongan di wilayah eks-Karesidenan Banyumas.

“Hal ini menjadi salah satu media melestarikan bahasa lokal selain agenda yang rutin dilaksanakan yakni pidato bahasa panginyongan” kata Jarmo.

Dikatakan, melalui festival teater ini sekaligus sebagai sarana penyebarluasan penggunaan bahasa khas Cilacap yang tetap memiliki tata krama atau tingkatan bahasa bergantung kepada siapa bahasa itu dituturkan.

Di sis lain Jarmo mengatakan festival teater juga penting untuk  menggairahkan kembali semangat berkesenian melalui teater di kalangan pelajar dan masyarakat.

Lanjut dia,  festival yang dihelat di gedung Dwijaloka ini diikuti 10 grup,  terdiri dari  4 grup SD dan SMP  sebagai eksibisi antara lain Teater SD Islam Plus Masyitoh Kroya, teater Mahadewa (SMP Pius Cilacap), teater Jendil (SMP Negeri 4 Cilacap) dan teater Kawung  (SMP Negeri 2 Kawunganten).

6 grup lain dari tingkat SLTA sebagai peserta festival diantaranya teater Assma (SMA Negeri 1 Majenang), teater Smanti  (SMA Negeri 3 Cilacap), teater Tunas (SMK Karya Tunas Nusantara Wanareja), teater Tratay’s  (SMA Yos Sudarso Sidareja), teater Semut  (SMA Negeri 1 Jeruklegi) dan teater Imajie (SMK Negeri Nusawungu).

Ia menambahkan para peserta merupakan hasil seleksi para kurator yang dilakukan sejak 3 bulan terakhir.

Seniman Cilacap, Yonas Suhayono menyambut baik pentas seni teater yang kembali diselenggarakan setelah cukup lama vakum.

“Ini menjadi motivasi untuk pelajar dan masyarakat tentang gairah kesenian teater khususnya di Cilacap”  ujarnya.

Ia berharap frekeunsi acara kesenian ini bisa diperbanyak sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat.

“Semakin sering kegiatan seni teater digelar akan semakin memberi pemahaman tentang seni berteater yang sebenarnya” imbuhnya. (Sandy/AA)


 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00