• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hiburan

Penonton Kagum Menyaksikan Tiga Penari Ballet Jepang

13 November
11:50 2017
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta: Studio Ballet Yumiko bekerjasama dengan Yayasan Indriya sukses menggelar pertunjukkan amal yang bertema 'Swan Lake’ di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Minggu (12/11/2017). Gedung GKJ yang berkapasitas 400 seat pun terisi penuh oleh para pecinta ballet.

“Seluruh hasil penjualan tiket akan disumbangkan kepada Yayasan Indriya, sebuah komunitas yang aktif dalam kesehatan dan perkembangan anak autis,” kata Koordinator Pentas, Miki Eto.

Menurutnya, pementasan amal rutin digelar Studio Ballet Yumiko setiap tahunnya.  Pementasan amal kali ini adalah yang ke 11 dan melibatkan hampir seluruh siswa sekolah Ballet Yumiko yang ada di Bogor dan Jakarta.

Pementasan ‘Swan Lake’ dimeriahkan oleh 3 penari Ballet profesional dari Jepang dan 100 penari dari berbagai usia. Penari Ballet dari Jepang yang tampil yakni Yuma Miki – Director of Tani Momoko Ballet Company, Migumi Matsouka dan Risako Tanaka dari Suzuki Ballet Academy. Penampilan ketiganya berhasil memukau para pengunjung.

Miki menuturkan, pihaknya sangat beterima kasih dan bersukur dengan antusias masyarakat yang luar biasa atas pegelaran amal ini. Persiapan pementasan yang memakan waktu cukup lama pun terasa terbayarkan.

“Kami bersyukur pementasan ini mendapat perhatian luas dan dihadiri banyak pengunjung, rasanya hampir setahun persiapan kami terbayar sudah,” ujarnya.

Yonkie Alwi selaku Show Director sekaligus salah satu sponsor dari Sendoksatu Komunikasi mengaku sangat senang bisa berpartisipasi dalam pementasan amal ini. Menurutnya berbagi kepada sesama terutama anak yang berkebutuhan khusus sangat berkesan baginya.

Sementara, Amin salah seorang orang tua siswa Studio Ballet Yumiko juga mengaku sangat senang dengan kegiatan pementasan amal ini. Menurutnya, apa yang dilakukan sekolah Ballet Yumiko bukan sekedar memberikan pengajaran ballet saja namun juga menanamkan rasa kepedulian sosial yang tinggi terhadap anak didiknya.

“Anak saya ikut sekolah Ballet Yumiko sejak masih TK, dia sekarang SMA, dan hampir setiap ada kegiatan pementasan amal dia selalu ikut. Saya kira kegiatan amal  ini sangat baik ya, untuk kita dapat melihat hasil belajar anak kita, sekaligus menanamkan rasa solidaritas, apalagi ini kan untuk anak yang berkebutuhan khusus, autis yang perlu penagangan yang baik,” ujarnya.

Studio Ballet Yumiko, berdiri sejak 1990 di kota Bogor. Sekolah yang didirikan oleh Yumiko Santoso Eto ini awalnya hanya menerima 2-3 murid, dan terus berkembang hingga ini sudah ratusan murid dari berbagai usia dan latar belakang yang berlatih di Studio Ballet Yumiko. Sementara Yayasan Indriya merupakan lembaga non profit yang bergerak dan konsern untuk membantu anak-anak berkebutuhan khusus. Yayasan yang didirikan tahun 2002 di kota Bogor ini kini memiliki 10 siswa program home schooling dan 60 siswa program terapi. (IB/AKS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00