• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hiburan

Sule Sedih Kehilangan Abah Odo, Tapi Tidak Akan Menangis

11 October
20:43 2017
0 Votes (0)

KBRN, Cimahi : Komedian Entis Sutisna alias Sule mengaku sangat sedih atas meninggalnya ayahanda tercintanya Dodo Mulyana, yang telah berpulang kerahmatullah Rabu (11/10/2017) sekitar puku 07.00 WIB.

Ditemui RRI dirumah duka di Jalan Kamarung Kelurahan Citeureup Kecamatan Cimahi Utara Kota Cimahi, Sule mengatakan walaupun sedih dia tidak boleh menangis.

"Saya tidak boleh menangis dan harus tegar saya tidak ingin melihat abah sedih kalau tau saya menangis, karena abah sudah berpesan kalau abah meninggal jangan menangis,"ujarnya.

Menurut Sule, saat Abah Odo (sapaan akrab ayah Sule) dirawat dirumah sakit ia sempat mendampingi abah.

"Tapi kemarin karena saya ada kerjaan saya balik ke Jakarta, namun sorenya saat mau balik kemari saya merasa kurang enak

badan sehingga istirahat. Namun pagi tadi adik saya menelepon abah sudah tidak ada," ungkapnya sedih. 

Bagi Sule, Abah Odo adalah "Pahlawan Keluarga", karena abah adalah orang yang luar biasa dalam mendidik anaknya dengan baik, sabar, memiliki jiwa sosial yang tinggi, tidak pernah mengeluh dan suka humor.

"Abah itu lucu, sampai sakit dirumah sakit juga masih suka membuat suster dan dokter tertawa sampai orang pada betah dikamar. Dengan kondisi sakit abah masih bisa bercanda," uturnya.

Apa yang telah dilakukan Abah kata Sule, ia merasa tidak akan sanggup membalas kebaikkannya, karena ilmu melawak saya juga dapatnya dari Abah.

Disaat-saat terakhir sebut Sule, Abah kepingin ketemu dengan Lina(isteri Suke) dan Alhamdulillah sudah ketemu di Rumahsakit. Almarhum juga sempat berpesan kepada Sule untuk menjadi anak yang baik.

Kemudian Sule menuturkan, bahwa sebelum sakit Abah Odo minta dibelikan mobil berwarna putih biar ganti, biar bersih, biar rapih. Saya bilang, oke nanti Desember kita beli karena masih ada urusan dulu dan abah bilang ga apa-apa ntar abah kesana ya. 

Kemudian abah datang ke rumah bawa Bebek  Entoq. Nih goreng katanya, lalu kami makan berdua.

"Itu moment yang jarang, abah kalau kerumah jarang makan bareng. Trus abah makan dengan lahab.Habis itu saya sama Lina disuruh ngelawak sama abah sampai abah ngakak se ngakak-ngkaknya. Setelah itu abah pulang dan sehari kemudian abah masuk rumah sakit,"imbuhnya.(AH/AA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00