• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Sri Mulyani Hadiri Rakernas MEK Muhammadiyah di Bandung

13 September
21:00 2017
0 Votes (0)

KBRN, Bandung: Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati membuka Rakernas Majelis Ekonomi Kewirausahaan (MEK) dan serta Silaturahmi Kerja Nasional Jaringan Saudagar Muhammadiyah, di Bidakara Grand Savoy Homann Hotel, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu (13/9/2017).

Dalam sambutannya Sri Mulyani mengungkapkan, Indonesia saat ini berada pada masa revolusi ke-4, yakni penyebaran teknologi secara masif. Perkembangan teknologi ini mempengaruhi perekonomian di Indonesia secara menyeluruh.

Sri menilai, sumber primer ekonomi Indonesia masih berasal dari Sumber Daya Alam seperti pertanian, pertambangan, dan perikanan. Sementara sumber tersier, contohnya bidang jasa beberapa tahun ini mulai mengalami peningkatan.

Selain itu ia mengungkapkan Orang terkaya di dunia sekarang bukan dilihat dari kekayaan Sumber Daya Alam yang dimilikinya, tetapi dari segi teknologi. seperti hlanya pemilik Microsoft, Google, dan lain-lainnya.

Sri menilai, sumber primer ekonomi Indonesia masih berasal dari Sumber Daya Alam seperti pertanian, pertambangan, dan perikanan. Sementara sumber tersier, contohnya bidang jasa beberapa tahun ini mulai mengalami peningkatan.

Dan Hal ini terjadi karena ada kaitannya dengan generasi milenial yang mempunyai daya beli, sehingga gaya konsumsi berubah.

"Para pengusaha Muhammadiyah untuk menguatkan basis korporasi dengan pemerintah. Sebab, kendati pemerintah sudah menggelontorkan anggaran untuk memperbaiki ekonomi, tapi akan sia-sia jika tidak tersalurkan dengan tepat," ungkap Sri.

Sri juga mengharapkan kepada instusi Muhammadyiah selama ini bergerak di bidang pendidikan dan kesehatan saja. Kedapan Muhammadiyah  bisa memunculkan jasa asuransi kesehatan dan pendidikan.

Rakernas kali ini dihadiri oleh ratusan saudagar Muhammadiyah seluruh Indonesia. Kegiatan ini tentunya dalam rangka mewujudkan sektor ekonomi sebagai pilar ketiga dakwah Muhammadiyah, dan menguatkan basis ekonomi Muhammadiyah. (AT/AKS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00