• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

85 Hektare Lahan Disediakan Pemkab Agam untuk Budidaya Udang Vaname

13 September
20:57 2017
0 Votes (0)

KBRN, Agam: Pemerintah Kabupaten Agam, sediakan lahan seluas 85 hektare di Kecamatan Tanjung Mutiara untuk budidaya udang vaname.

Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Agam Ermanto, Rabu (13/9/2017), mengatakan, kawasan yang direncanakan untuk  budidaya udang Vaname berada di wilayah nagari Tiku V Jorong masing-masing di Ujung Labuag 5 hektare, Muaro Putuih 30 hektare, Labuhan, dan Subang-subang 50 hektare.

"Setelah disurvei, lokasi tersebut sangat cocok untuk budidaya udang vaname, karena berada di pesisir pantai,” ujarnya.

Menurut Ermanto, pemilik lahan dan Kerapatan Adat Nagari budidaya udang dan saat ini, pihaknya sedang mencari investor untuk pengembangan udang tersebut.

“Terkait dengan rencana budidaya udang vaname tersebut, selama ini investor belum mau berinvestasi karena terkendala  tidak adanya tenaga teknis budidaya udang vaname di Agam," kita berupaya mencari tenaga teknis, sehingga investor mau menginvestasikan dana untuk pembudidayaan di kawasan yang sudah disiapkan tersebut,” jelasnya. 

Selain itu ulas Ermanto, DPKP Agam juga bersedia memfasilitasi investor untuk mencarikan tenaga teknis, bantuan alat berat dan lainnya.

“Budi daya udang vaname sangat didukung Kementrian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP RI), dimana kementrian KKP akan membantu peralatan berupa kincir air, alat berat dan lainnya,” terangnya.

DPKP Agam akan membuat kolam percontohan budidaya udang vaname, namun biaya yang dibutuhakn sangat besar, untuk membuat satu unit kolam saja akan menghabiskan dana  Rp500 juta per unit.

Namun sambung Ermanto, potensi udang vaname, sangat luar biasa, bahkan sangat menjanjikan menjadi mata pencarian masyarakat, khususnya kalangan nelayan dan pebisnis, selain harga jual yang tinggi, masa panen juga relatif singkat dan cepat,  

“Budidaya udang vaname saat ini menjadi peluang bisnis yang sangat menjanjikan, karena masa panen lebih cepat sekitar 50 sampai 60 hari,” tukasnya.

Ermanto menambahkan,  harga udang vaname terbilang cukup mahal, sekitar Rp40.000 hingga Rp50.000 per kilogram. Udang vaname atau "Litopenaeus vannamei" merupakan salah satu jenis udang introduksi yang akhir-akhir ini banyak diminati, karena memiliki keunggulan seperti, tahan penyakit, pertumbuhannya cepat dan lainnya. (YPA/AKS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00