• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Bupati Jember Sikapi Tegas Dugaan Pungli Layanan On The Spot Dispenduk

13 September
20:59 2017
0 Votes (0)

KBRN, Jember: Pelayanan On The Spot Kepengurusan Dokumen Kependudukan yang digelar Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pemkab Jember di Kantor Desa Sidomulyo, Kecamataan Silo, Rabu (13/9/2017), terpaksa dihentikan sementara oleh petugas, lantaran diduga diwarnai adanya praktek pungutan liar (pungli).

Untuk Kepengurusan KTP dan KK, Masyarakat dikenai biaya Rp10.000 dan Rp25.000 oleh oknum perangkat desa setempat, padahal Bupati Jember telah menginstruksikan agar seluruh Layanan Dispenduk itu Gratis.

“Saya mendapat laporan ada perangkat desa yang melakukan pungli. Saya minta dispendukcapil untuk mengecek kebenaran informasi tersebut serta menelusuri. Jika benar segera mengembalikan uang pungli tersebut,” ujar Bupati Faida, Rabu (13/9/2017).

Hal ini juga dibenarkan Plt Kadispendukcapil Pemkab Jember Sri Wahyuni, pihaknya mengaku mendapatkan laporan dari staf Dispenduk yang bertugas melayani On The Spot di desa Sidomulyo Kecamatan Silo adanya pungutan oleh oknum perangkat desa, hal itu tidak dibenarkan sehingga petugas langsung  menghentikan sementara layanan kepengurusan kependudukan di desa itu.

"Benar tadi kami terima laporan ada insiden dan saat itu juga kami langsung berangkat menuju lokasi, disana sudah ada anggota polsek Silo. Ternyata setelah diklarifikasi memang ada perangkat desa yang menarik pungutan".

Agar tidak terjadi gejolak, Sri Wahyuni kemudian meminta  Kades untuk bertemu dengan masyarakat untuk menjelaskan bahwa kegiatan On The Spot ini Gratis, tidak dipungut biaya dan sebagai salah satu wujud 22 program kerja Ibu Bupati dan Bapak Wakil Bupati Jember dalam transparansi dan pendekatan pelayanan kepada masyarakat secara langsung, dilayani secara cepat, benar dan tanpa ada pungutan alias gratis.

"Selanjutnya Dispenduk dan Perangkat Desa dikumpulkan dan meminta maaf kepada masyarakat dan serta sanggup saat itu juga mengembalikan uang hasil pungutan kepada warga," tegasnya.

Sri Wahyuni menjelaskan tujuan pelayanan On The Spot sesuai arahan dan petunjuk Bupati adalah semua pelayanan Admindukcapil seperti Penerimaan dokumen KK, KTP el dan suket,  akta kelahiran, akta kematian dan akta perkawinan non muslim, harus diurus sendiri oleh masyarakat, tanpa dipungut biaya dan tidak boleh melalui calo.

"Tadi langsung kita kembalikan uang yang dipungutdan  pelayanan adminduk on the spot di Desa Sidomulyo tetap dilanjutkan dengan catatan tegas, Tanpa Pungli," pungkasnya. (GL/AKS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00