• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Olahraga

Porprov Bali XIII, Badung Semakin Melesat di Panjat Tebing

13 September
19:01 2017
0 Votes (0)

KBRN, Gianyar: Atlet Panjat Tebing kontingen Badung semakin gesit mengumpulkan medali emas dalam cabang olahraga Panjat Tebing Pekan Olahraga Propinsi (Porprov) Bali 2017. Hingga hari kelima pertandingan, Rabu (13/9/2017) Badung berhasil mengumpulkan 5 emas, 2 perak dan 1 perunggu.

Kontingen Badung semakin mematangkan strategi untuk menyabet medali cabang olahraga Panjat Tebing pada Pekan Olahraga Propinsi (Porprov) Bali 2017. Meski pada babak awal pertandingan hingga hari ketiga Badung sempat tertinggal dari Kontingen Karangasem, dan Gianyar, namun hari keempat dan kelima, Kontingen Badung berhasil naik ke peringkat atas, dan merajai kompetisi dengan raihan 5 emas, 2 perak dan 1 perunggu. Di peringkat kedua ditempati tuan rumah Gianyar dengan 4 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Posisi ketiga diduduki Denpasar dengan perolehan 3 emas, 4 perak dan 1 perunggu. Pada pertandingan hari kelima yang memperebutkan lima medali emas, Badung mengumpulkan 2 emas berasal dari Ayu Dias Tutik, Ni Made Lasti Lispani, dan Ni Kadek Linda Aristiana Wandari kategori Lead Tim Putri. Atlet Ponti Hardiyanto, Kadek Evon Santana Putra, dan Nizar Simuhardy juga menyumbang emas untuk Badung di kategori Bouldering Tim Putra.

Sementara kontingen Gianyar berhasil meraih sekeping emas lewat atlet Muwardi pada kategori Speed Track Perorangan Putra. Sedangkan Denpasar juga mengumpulkan 2 emas dari kategori Speed Track Perorangan Putri lewat atlet Dwi Novitasari dan dari Lead Tim Putra emas disumbangkan Danesh Devrian Sandehang, Julianto Prasetyawan, dan Andri Risdianto.

Sekretaris Umum KONI Badung yang juga Ketua Kontingen Badung I Made Sutama, seusai penyerahan medali kepada pemenang mengatakan, bangga dengan raihan atlet Panjat Tebing Badung. Namun bila dilihat dari peta kekuatan, dan potensi atlet, raihan 5 emas tersebut dirasakan belum cukup, karena target Badung di cabor Panjat Tebing adalah 10 emas.

“Kami melihat atlet kami di Panjat Tebing merupakan andalan kami juga. Sampai saat ini kami sudah meraih 5 emas, namun target kami 10 emas, mudah-mudahan itu berhasil di raih,” ucapnya.

Terlepas dari prestasi Badung di Panjat Tebing yang terus meningkat, namun Sekum KONI Badung itu menyayangkan pada pertandingan cabang olahraga tidak terukur seperti Dansa, kontingen Badung belum meraih hasil optimal, hanya mampu meraih 2 emas. Menurutnya hasil tersebut bukan karena kemampuan atlet yang kurang, namun dalam cabang olahraga yang sifatnya seni penilaian lebih banyak bersifat subjektif, dan hanya menguntungkan kabupaten/kota tertentu.

“Kami hanya tidak bisa menilai olahraga yang sifatnya tidak terukur, seperti Dansa, dan cabor seni lainnya, itu sulit sekali menilai. Untuk itu kami bukan berarti baru Badung diberikan 2 emas pada pertandingan Dansa, kami tidak senang, namun kami merasa penilaiannya tidak adil dan subjektif. Makanya untuk Porprov yang akan datang kami usulkan agar tidak dipertandingkan di Porprov, kalau untuk mewakili Bali sebaiknya ditunjuk dan dibina,” ujarnya.

Ditanya pesimisme Badung meraih emas pada cabor tidak terukur, Made Sutama menampik hal tersebut. Namun menurutnya, penilaian olahraga yang tidak terukur tersebut sulit diprediksi, bahkan rawan memicu protes dari kontingen. (NPN/AKS)

  • Tentang Penulis

    Ni Putu Nirawati

    Isi Kontak Person Anda disini <strong>email, FB, Twitter</strong>, dll<br /><br />

  • Tentang Editor

    Agus K Supono

    Redaktur Puspem

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00