• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Olahraga

Sulaksana dan Subagiasa Berjaya di Kejurnas Piala Kasal 2017

13 September
17:04 2017
0 Votes (0)

KBRN, Denpasar: Atlet Layar andalan Bali Gusti Made Oka Sulaksana dan I Gede Subagiasa tidak terkalahkan dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Piala Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) 2017. Dua atlet PON Bali itu berhasil menyumbang emas bagi Pulau Dewata di nomor Olimpic kelas RSX dan Wind Surfing.

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Piala Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) 2017 berjalan sukses di Kendari Sulawesi Tenggara. Dalam event bergengsi yang diikuti 20 propinsi se-Indonesia itu, Bali mengirim 15 atlet untuk berlaga dalam cabang olahraga Layar dan Sky Air. Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan ajang sama tahun lalu.

Tim Monev KONI Bali Anak Agung Ardana Rabu, (13/09/2017) mengatakan, dalam perebutan Piala KASAL tersebut, Bali menduduki posisi runner up, kalah satu tingkat dibandingkan Kontingen DKI Jakarta. Meski demikian, Bali tetap harus berbangga hati, karena atlet Bali I Gusti Made Oka Sulaksana dan Gede Subagiasa belum terkalahkan di nomor Olympic kelas RSX dan Wind Surfing.

Diakui kemampuan dua atlet PON Bali itu masih merajai kompetisi di cabang olahraga layar. Oka Sulaksana meraih medali emas, diikuti atlet Roby dari DKI meraih perak, dan Gopala Sulaksana memperoleh perunggu. Sementara di nomor Wind Surfing Gede Subagiasa, berhasil mengalahkan Komang Suartana sesama atlet Layar Bali yang harus puas meraih perak, dan Ridwan Ramadan di posisi ketiga meraih perunggu.

“Dari Layar itu ada tiga belas atlet yang turun, delapan diantara mereka menjadi fokus untuk untuk ke tingkat Nasional. Namun yang masih merajai kompetisi itu Oka Sulaksana di Olimpic kelas RSX, dan Komang Suartana di Wind Surfing,” ujarnya.

Sementara di Cabor Sky Air, menurut Anak Agung Ardana Bali hanya mengirim dua atlet masing-masing Aryo Pratama, dan Charlos Krister Pangemanan. Namun dewi fortuna belum berpihak pada dua atlet tersebut sehingga gagal menyumbang medali bagi Bali. Aryo Pratama tersingkir di babak semifinal dikalahkan atlet DKI, Jatim, Banten, dan Kaltim.

Agung Ardana mengakui, sebelum Kejurnas Piala KASAL 2017, sempat ada komentar miring terkait atlet-atlet yang dikirim dikatakan monoton dan itu-itu saja. Namun menurut Tim Monitoring KONI Bali itu, dalam membina atlet dan mencari regenerasi cukup sulit, khususnya di cabor layar. Sejumlah kendala dihadapi seperti fasilitas minim, pendanaan, hingga waktu latihan. Meski demikian, dari 13 atlet Layar yang mengikuti Kejurnas tersebut sejumlah atlet dinilai memiliki peluang dan kompetensi yang cukup optimal diantaranya Gunnar Arkana Satria, Gusti Agung Danendra, Ida Bagus Baskara, Kadek Joe Dinata, serta atlet-atlet PON andalan Bali seperti Oka Sulaksana, Gopala Sulaksana, Nyoman Suartana, dan Gede Subagiasa.

“Memang ada berita-berita yang kurang baik yang kita dengar, bahwa atlet itu dikatakan monoton. Tetapi yang perlu dipahami untuk membina atlet itu banyak sekali kendalanya, baik dari fasilitas, pekerjaan, dan sebagainya,” tegasnya. (NPN/AA)

  • Tentang Penulis

    Ni Putu Nirawati

    Isi Kontak Person Anda disini <strong>email, FB, Twitter</strong>, dll<br /><br />

  • Tentang Editor

    Afrizal Aziz

    Redaktur Pro 3 RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00