• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

IWAPI dan PMD Bengkulu Motivasi Perempuan Pedesaan Kembangkan Ekonomi Produktif

13 September
15:55 2017
0 Votes (0)

KBRN, Bengkulu : Kaum perempuan di pedesaan dalam wilayah Provinsi Bengkulu, diharapkan agar dapat berinovasi dengan ekonomi produktifnya. Mengingat dengan terbangunnya sistem ekonomi yang baik mulai dari tingkat desa, akan berimbas terhadap pengembangan ekonomi produktif tingkat daerah Bengkulu.

Pernyataan itu diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Bengkulu, melalui Kepala Bidang Fasilitasi Pembangunan Kawasan, Eva Juniarty, dalam Pelatihan Perempuan di Pedesaan Dalam Bidang Ekonomi Produktif angkatan I tingkat Provinsi Bengkulu.

Menurut Eva, meski selama ini pelaku ekonomi pedesaan yang ditekuni kaum perempuan dalam wilayah Bengkulu sudah ada, namun diakui masih perlu peningkatan wawasannya. Sehingga dengan terbukanya wawasan kaum perempuan di pedesaan ditambah inovasi baru, keterbatasan yang ada selama ini dapat diatasi secara baik.

“Dengan adanya wawasan dan inovasi baru, keterbatasan kaum perempuan dalam pengembangan ekonomi produktif yang ditekuninya selama ini, bisa lebih terbantu. Artinya, jika usaha yang ditekuni kaum perempuan bisa maju dan berkembang, bukan saja akan membantu perekonomian rumah tangganya, juga bisa berdampak meretas kemiskinan dan ketertinggalan masyarakat di pedesaan di wilayah Bengkulu,” ujarnya Rabu, (13/9/2017). 

Senada dengan itu, Ketua Umum DPD Ikatan Pengusaha Wanita Indonesia (IWAPI) Provinsi Bengkulu Trisna Anggraini, sebagai salah satu pemateri dalam  Pelatihan Perempuan di Pedesaan Dalam Bidang Ekonomi Produktif  menjelaskan, kegiatan kolaborasi pihaknya dengan Dinas PMD Provinsi Bengkulu merupakan bagian dari salah satu program kerja pihaknya di bidang perindustrian dan perdagangan, serta pengabdian kepada masyarakat dalam rangka menaikan taraf hidup masyarakat Bengkulu yang masih berada di urutan ke dua terbawah, soal kemiskinan dan pengangguran.

Oleh karena itu, melalui dunia usaha yang ditekuni kaum perempuan diyakini bisa sukses. Tetapi saat ini masih perlu langkah motivasi, agar usaha yang dijalankan khususnya masyarakat pedesaan bisa lebih meningkat dari sebelumnya.

“Ini sudah zamannnya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dan AFTA yang harus kita kejar secara bersama-sama. Sehingga diperlukan strategi baru, agar apa yang diimpikan khususnya kaum perempuan bisa maju dan berkembang dalam usaha prodak yang dimiliki, bisa benar-benar mencapai pasca pasar yang lebih luas lagi,” terangnya.

Selain itu ditambahkan Trisna, upaya memajukan usaha prokdutif yang ditekuni kaum perempuan ini juga diperlukan peningakatan kapasitas produksi dan memenuhi standarisasi yang diinginkan kekinian.

“Kami dari IWAPI hanya bisa berbagi ilmu, bukan dengan perempuan berusaha bisa langsung sukses, tapi perlu dorongan bersama-sama dengan memberikan motivasi dan prodak yang dihasilkan juga harus sesuai keinginan pasca pasar sekarang ini,” tutupnya.(rep/AA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00