• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Olahraga

Badung Juara Umum Tarung Derajat Porprov Bali 2017

9 September
19:44 2017
2 Votes (3.5)

KBRN, Gianyar: Kontingen Badung mengukuhkan diri sebagai juara umum Cabang Olahraga Tarung Derajat Pekan Olahraga Propinsi (Porprov) Bali 2017. Badung meraih 7 emas, disusul Gianyar dengan 4 emas dan Denpasar 2 emas.

Pertandingan babak final cabang olahraga Tarung Derajat Sabtu, (09/09/2017) berlangsung alot. Berbagai kejutan mewarnai arena pertandingan, bahkan sejumlah petarung PON Bali, dikalahkan petarung anyar sehingga memancing sorak sorai penonton. I Komang Wardika petarung PON Bali yang ditarget emas oleh Kontingen Badung kalah 2-1 melawan petarung junior Dewa Komang Tri Darma Putra asal Gianyar di kelas 58,1-61 kg. Dewi fortuna juga tidak berpihak pada atlet PON Bali Made Heri Purnomo Gelgel yang pada Porprov kali ini harus puas meraih perak dikalahkan petarung I Made Ardi Arimbawa dari Badung di kelas 61,1-64 kg.

Terlepas dari hiruk pikuk pertandingan tersebut alhasil Kontingen Badung kembali mempertahankan posisi juara umum tujuh kali berturut-turut dalam multi event dua tahunan antar kabupaten/kota se-Bali itu. Petarung Badung mengumpulkan 7 medali emas, 2 perak dan 3 perunggu. Posisi kedua ditempati tuan rumah Kabupaten Gianyar dengan raihan 4 emas dan 5 perunggu, sementara kontingen Denpasar meski sembilan petarungnya mampu lolos babak final terbanyak dibandingkan kontingen lainnya, namun harus puas berada di posisi ketiga dengan 2 emas, 8 perak, dan 3 perunggu.

Menyikapi kemenangan itu, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Badung Si Putu Raka Arnaya mengaku bangga dengan raihan prestasi tersebut, dan diharapkan memotivasi atlet di cabor lainnya. Terlebih raihan 7 emas itu jauh melampaui target 4 emas yang dipatok untuk Tarung Derajat.

“Ini membanggakan sekali bagi kami KONI Badung, sehingga akan berimbas bagi cabor-cabor lain untuk meraih prestasi yang lebih baik, dan ini langkah awal dari Badung untuk memotivasi cabor lainnya di Porprov ini,” ujarnya.

Terkait gagalnya petarung PON Badung meraih target emas, Si Putu Raka Arnaya mengatakan fenomena itu biasa terjadi dalam kompetisi.

“Itu memang biasa dalam kompetisi. Ditarget tetapi tidak mampu dapat medali, itu kompetisi yang sehat menurut saya,” pungkasnya.

Sementara itu Sekretaris Umum Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Bali Anak Agung Bagus Tri Candra Arka mengatakan, juara Porprov kali ini sebagian besar hasil dari Pekan Olahraga Pelajar (Porjar).  Namun Sekum Kodrat Bali itu menyayangkan penurunan prestasi sejumlah atlet PON Bali, dan harus diakui hasil Porprov merupakan seleksi final bagi atlet menuju PON 2020 di Papua.

“Sebagian besar juara ini merupakan hasil dari Porjar kemarin.  Hanya ada dua petarung PON yang mampu mempertahankan juaranya dalam ajang Porprov tahun ini. Ada tiga orang atlet PON 2016 yang tidak bisa raih emas,” ucapnya.

Anak Agung Bagus Tri Candra Arka menambahkan, meski gagal mempertahankan prestasi, namun atlet-atlet PON itu tetap akan dibina sebagai tim bayangan pada multi event empat tahunan antar propinsi se-Indonesia tersebut.

“Ini memang fenomena dari proses pelatihan, bagaimanapun juga ajang Porprov ini puncak prestasi bagi kabupaten/kota, dan hasil ini yang harus kami amankan, kami asuh untuk PON di Papua. Namun kami tetap akan pakai mereka sebagai atlet bayangan,” tegasnya.

Sementara untuk evaluasi bagi kontingen Denpasar yang belum maksimal di babak final, menurut Sekum Kodrat Bali itu dipengaruhi tingkat soliditas tim, dan juga pesaing yang lebih tangguh dari kontingen lain. (NPN/AA)

  • Tentang Penulis

    Ni Putu Nirawati

    Isi Kontak Person Anda disini <strong>email, FB, Twitter</strong>, dll<br /><br />

  • Tentang Editor

    Afrizal Aziz

    Redaktur Pro 3 RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00