• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Menhub akan Kembangkan Bandara Perintis Gunungkidul untuk Dukung Wisata

12 August
19:20 2017
0 Votes (0)

KBRN, Yogyakarta : Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi berkoordinasi dengan kepala Staf TNI Angkatan Udara untuk membicarakan pemanfaatan landasan udara gading sebagai bandara perintis untuk menunjang pariwisa di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). 

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat berkunjung di Kabupaten Gunungkidul, Sabtu (12/8/2017) mengatakan, dalam koordinasi tersebut disetujui pihaknya akan segera melakukan perbaikan berbagai infrastruktur yang ada di landasan lapangan udara Gading yang terletak di Desa Gading, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul itu. 

Pembangunan bandara perintis tersebut diharapkan dapat mendukung sektor pariwista di Kabupaten Gunungkidul yang saat ini terus berkembang. Nantinya dengan panjangan landasan udara gading yang mencapai 1600 meter bandara tersebut akan diisi dengan pesawat-pesawat jenis ATR dan jet pribadi. 

Dikatakan Menhub, jika seluruh izin dan persyaratan sudah bisa didapat, pembangunan bandara tersebut rencananya akan dimulai pada tahun 2018. 

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga meminta pemerintah Gunungkidul menangkap peluang tersebut sebagai salah satu langkah memaksimalkan potensi wisata yang ada. 

“Pemkab Gunungkidul menempatkan pariwisata sebagai unggulan pada 10 tahun mendatang Gunungkidul pasti jadi daerah tujuan wisata yang luar biasa. Oleh karena itu seluruh masyarakat dan pemkab harus bahu membahu menangkap peluang tersebut," ungkapnya.

Menyikapi pernyataan Menteri Perhubungan tersebut Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi mengaku siap mendukung kebijakan itu. Jika rencana kedepan benar terealisasi tentunya akan memiliki dampak yang cukup besar bagi perkembangan pariwisata di Gunungkidul. 

Menurut Immawan Wahyudi, selain pemkab, masyarakat juga harus mempersiapkan jika bandara terwujud, yakni satunya mempersiapkan transportasi dari bandara menuju obyek wisata. (WW)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00