• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Labang Bangsa Apresiasi Polisi Ringkus Anggota DPRA Saat Sedang 'Nyabu'

12 August
11:15 2017
2 Votes (4.5)

KBRN, Lhokseumawe : LSM Labang Bangsa mengapresiasi tindakan Tim Melati Polresta Banda Aceh yang meringkus empat terduga pemakai sabu di Desa Paleue Blang, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar pada Rabu malam (9/8/2017).

Satu di antaranya merupakan oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Aceh (DPRA) berinisial JA (37) yang berasal dari salah-satu partai lokal. Diketahui pula, JA merupakan oknum DPRA dari daerah pemilihan Kabupaten Aceh Timur.

“Kami mengapresiasi pihak kepolisian yang menurut informasi mengabaikan tawaran uang ratusan juta dari terduga. Ini menunjukkan publik kian yakin dan percaya bahwa polisi mampu hadir sebagai pahlawan perang terhadap narkoba dan tidak pandang bulu dalam penegakan hukum,“ ucap Direktur Eksekutif LSM Labang Bangsa Hery Safrizal, Sabtu (12/8/2017).

Ia menambahkan, JA telah mencoreng wibawa DPRA hingga menjadi hal yang sangat memalukan. Apalagi Aceh sebagai kawasan penerapan Syari’at Islam, tapi ternyata diinjak-injak marwahnya oleh pejabat terhormat.

“Wakil rakyat yang sejatinya menjadi pelopor dan mengkampanyekan anti narkoba malah kedapatan mengkonsumsi narkoba. Ini benar-benar bobrok,” kecam Hery.

Lebih lanjut ia menuturkan, pihaknya juga mendesak partai pengusung menindak tegas tanpa ampun, jika kemudian mereka terbukti positif menggunakan sabu. 

“Kita tidak mau generasi ke depan semakin tidak terarah akibat tontotan yang dilakoni pejabat yang seperti ini,” tandas Hery.

Seperti diketahui, Tim Melati Polresta Banda Aceh di-backup Brimob BKO Polda Aceh, meringkus empat terduga pemakai sabu di Desa Paleue Blang, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar pada Rabu malam (9/8/2017). Mereka adalah JH (30), HS (35), ZL (36) dan JA (37) yang merupakan oknum anggota DPRA. Bersama terduga turut dimankan, antara lain sejumlah alat hisap sabu, handphone dan sepucuk sejata airsoft gun. Kini mereka diamankan di Mapolresta Banda Aceh.

Informasi penangkapan ini lebih dulu menghebohkan media sosial pada Kamis (10/8/2017) siang. Dan pada malam harinya, Polresta Banda Aceh mengadakan Konferensi Pers dan membenarkan penangkapan tersebut. (Klis/HF)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00