• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ruang Publik

KPP Pratama Wates Kenalkan Program Inklusi Pajak dalam Pendidikan

11 August
16:04 2017
0 Votes (0)

KBRN, Yogyakarta: Kantor Pelayanan Pajak KPP Pratama Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melaksanakan kegiatan pajak bertutur di lima sekolah di wilayah ini sebagai bagian program inklusi kesadaran pajak dalam pendidikan. 

Kepala KPP Pratama Wates Herlin Sulismiyati di Kulon Progo, Jumat (11/8/2017) mengatakan, Direktorat Jenderal Pajak berusaha mewujudkan generasi bangsa yang memiliki karakter cinta tanah air dan bela negara. Karakter itu dibentuk salah satunya dengan menanamkan kesadaran pajak sejak dini.  

Menurut Herlin, para generasi muda diharapkan mengerti bahwa kesadaran pajak merupakan salah satu nilai budaya bangsa melalui program inklusi pajak dalam pendidikan. 

“Tujuannya untuk memberikan edukasi kepada murid-murid di lingkungan sekolah, baik SD, sekolah menengah maupunsekolah tingkat atas tentang perlunya pajak untuk pembangunan. Edukasi ini harus dilakukan dari awal dari SD dengan cara berbagi kemudian nantinya mereka akan berkontribusi ketika sudang mempunyai penghasilan,” terang Herlin Sulismiyati. 

Ditemui terpisah,  Kepala Sekolah SDN 1 Nanggulan, Kulon Progo Sugeng mengapresiasi kegiatan oleh KPP Pratama Wates tersebut. Dikatakan, pajak bertutur merupakan kegiatan strategis dalam rangka memberi bekal bagi peserta didik agar saat mereka dewasa nantinya dapat taat pajak. 

“Perlunya anak-anak ini mendapatkana bekal yang cukup, sehingga nantinya diharapkan  mereka akan sadar sebagai warga negara yang memiliki kewajiban untuk membayar pajak bagi kepentingan pembangunan nasional,” kata Sugeng. 

Sementara itu kesadaran masyarakat Kulon Progo untuk membayar pajak selama ini dinilai cukup baik. HIngga saat ini total penerimaan pajak KPP Pratama Wates mencapai lebih dari Rp 81.738 miliar atau 47,59 % dari target Rp 215 Miliar pada tahun ini. (HS/AKS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00