• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya dan Wisata

Buka Lokasabha IV Hindu, Gubernur Banten Ingatkan Pentingnya Toleransi

22 July
12:40 2017
0 Votes (0)

KBRN, Tangerang : Perisada Hindu Darma Indonesia (PHDI) Provinsi Banten menggelar kegiatan Lokasabha IV di Hotel Allium, Kota Tangerang, Sabtu (22/7/2017). Dalam kegiatan ini, Gubernur Banten Wahidin Halim hadir langsung untuk membuka acara. 

Turut hadir pula sejumlah tokoh umat Hindu dan lintas agama, diantaranya Ketua MUI Banten, A.M Romly, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Banten, Suparman, Ketua PHDI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, dan Ketua PHDI Banten, Anak Agung Anom.

Adapun tema dalam kegiatan 5 tahun sekali itu, yakni "Melalui Lokasabha Ke IV, Kita Sukseskan Gran Disain Hindu Dharma Indonesia (GDHDI) 50 Tahun".

Lokasabha IV ini berisi rangkaian acara laporan Pertanggungjawaban Pengurus PHDI Provinsi Banten periode 2011-2017, sekaligus pemilihan Ketua PHDI Banten untuk masa bhakti 2017-2022.

Dalam sambutannya, Wahidin Halim berharal agar forum Lokasabha bisa mempererat silaturahmi antar umat beragama. Dirinya juga mengingatkan agar proses pemilihan Ketua PHDI dapat berjalan lancar dan tertib.

"Untuk memilih pengurus Lokasabha kalau bisa melalui musyawarah yang demokratis, saling menghargai, berjalan lancar dan tertib," katanya.

Dalam kesempatan itu juga, politisi Partai Demokrat itu berpesan agar selalu menjali sikap saling menghormati antar agama. Lantaran ia menilai, hal tersebut adalah suatu kewajiban. Oleh karenanya, gubernur juga menekankan supaya seluruh umat, menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam berbangsa dan bernegara.

"Dalam semua ajaran tidak ada yang mengajarkan terorisme. Indonesia kan terdiri atas ratusan suku, bahasa, puluhan ribu pulau, kalau kita tidak berlandaskan Pancasila, maka Indonesia bisa runtuh," terangnya.

Ketua MUI Banten, sekaligus sesepuh umat Hindu Banten, A.M Romly menuturkan, perbedaan agama dan cara beribadah tidak menjadi halangan, dalam menjalin hubungan toleransi. Soalnya, Bangsa Indonesia adalah bangsa yang bijaksana. Apalagi pada hakekatnya, setiap bangsa menginginkan kehidupan yang bersama dan bersatu.

"Hendaknya negara Indonesia, tiap warganya dapat menyembah tuhannya. Karena Indonesia negara yang bertuhan. Maka hormat menghormati satu sama lain adalah wajib hukumnya. Kita mempelajari agama bukan sebatas demi pengetahuan semata, tetapi demi memperoleh ketenangan," ucapnya.

Ketua PHDI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya mengajak umat Hindu untuk membangun sumber daya manusia Hindu agar lebih cerdas. Karena menghadapi kompetisi global ke depan yang semakin berat, maka perlu kompetensi yang tinggi.

"Harus gotong royong, tidak bisa sendiri. Harus saling asah, asih, asuh," ujarnya.

Sementara itu, Ketua PHDI Banten Periode 2011-2017, Anak Agung Anom mengapresiasi kehadiran dan perhatian dari Pemerintah Provinsi Banten. Hal itu menurutnya, membuktikan bahwa Banten menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama.

"Kami mengapresiasi kinerja gubernur yang hadir. Beliau membuktikan sebagai pemimpin yang berkompetensi, yang telah merintis karir dari birokrat terbawah. Maka kami berharap agar gubernur dapat melindungi umat Hindu se Banten, dan umat-umat yang lainnya," harap Anom.

Sedangkan calon ketua PHDI Banten kali ini diikuti oleh 3 calon, mereka adalah Nyoman Soewandhi, Putu mahayana, dan Ida Bagus Alit Wiratmaja.

  • Tentang Penulis

    Dendy Fachreinsyah

    Reporter di Stasiun Produksi RRI Banten. Penganut seni berdistorsi.

  • Tentang Editor

    Dedi Sudiana

    Redaktur Puspem<br />nafarel8@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00