• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Perbatasan Tidak Selalu Tentang Impor

17 July
22:11 2017
0 Votes (0)

KBRN, Entikong : Entikong dan Sekayam, dua kecamatan yang berada dijalur perbatasan Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat dengan Sarawak, Malaysia memiliki potensi perkebunan melimpah yang bisa menjadi peluang ekspor ke negara tetangga, salah satunya komuditas lada. Selama ini ekspor lada dari Entikong dan Sekayam ke pasaran Malaysia kerap dilakukan pelaku jasa perdagangan tanpa dokumen kepabenan, sehingga nilai ekspor tersebut hanya sedikit yang bisa tercatat oleh negara.

“Yang santer terdengar itu perbatasan lebih berorientasi pada impor, nyatanya cukup banyak juga produk dari kita yang diekspor ke Malaysia, lada misalnya. Di catatan kami, Mei dan Juni kemarin nilai ekspor lada kita ke seberang lebih kurang Rp 6 Milyar,” kata Kasi Kepatuhan dan Penyuluhan Internal Kantor Bea Cukai Entikong Sofyar Banuaraja, Senin (17/7/2017).

Saat ini Bea Cukai Entikong tengah gencar melakukan sosialisasi ke pelaku jasa perdagangan di perbatasan Sanggau dengan Malaysia untuk mencatatkan setiap kegiatan ekspornya melalui Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB).

“Dengan ekspor itu tercatat akan memberikan dampak nyata bagi pembangunan didaerah, kalau nilai ekspor disini besar, Dana Alokasi Umum untuk daerah ini juga besar dan itu akan berkontribusi untuk menambah Alokasi Dana Desa disini,” tambahnya.

Sofyar menegaskan, Pos Lintas Batas Negara Entikong merupakan pintu gerbang negara. Ditempat ini, setiap kegiatan harus berdasarkan prosedur yang berlaku secara internasional termasuk pula untuk aktifitas ekspornya. (DW/AA)  

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00