• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Hukum Kejahatan Anak di Indonesia Dinilai Masih Jauh dari Rasa Keadilan

17 July
17:44 2017
0 Votes (0)

KBRN, Palangkaraya : Sistem dan pranata hukum Indonesia terkait kejahatan terhadap anak dinilai masih lemah dan jauh dari rasa dan prinsip keadilan. Dari segala sisi, hukum di Indonesia juga masih belum dapat mencegah dan membentengi maraknya kasus kejahatan terhadap anak.

Hal ini disampaikan salah seorang praktisi pendamping anak Palangkaraya, Rizki Tanjudin kepada RRI terkait kejahatan terhadap anak, Senin (17/07/2017).

Rizki menilai sistem dan pranata hukum Indonesia masih jauh dari rasa keadilan. Banyak kasus dijumpai, kejahatan terhadap anak yang menimbulkan trauma berpuluh tahun hanya menjatuhkan hukuman dua hingga tiga tahun saja kepada pelakunya. Selama di penjarapun, sang pelaku dan korban tidak mendapatkan terapi lebih lanjut, sehingga penyakit dan gangguan jiwa pelaku tetap ada. Seharusnya, hukuman yang dijatuhkan harus dibarengi dengan terapi dan pemulihan kepada pelaku dan korban sehingga kasus ini tak berulang di kemudian hari.

Ia juga menilai pelaku kejahatan anak seperti pedofilia memiliki pikiran yang sudah rusak. Sehingga ancaman hukuman yang membayangi tak akan membuatnya berfikir ulang melakukan perbuatannya.

“Sang pelaku dengan pikirannya yang rusak akan berfikir memuaskan kenikmatannya pada saat itu saja dan tidak memikirkan dampaknya,” terangnya.

Sehingga ancaman pidana dan hukum dinilainya tak dapat mencegah praktek pedofilia. (NATA/HF)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00