• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya

Ritual Kumbah Tugu Kujang Bogor

17 July
17:23 2017
1 Votes (5)

KBRN Bogor : Ratusan warga dan relawan mengikuti acara ritual Kumbah Tugu Kujang dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bogor ke-535, yang digelar panitia Hari Jadi Bogor (HJB) tahun 2017 di lokasi Tugu Kujang di Jalan Raya Padjajaran, Senin (17/07/2017).

Acara tahunan ini secara resmi dibuka oleh Walikota Bogor, Bima Arya, disaksikan para pimpinan muspida, tokoh masyarakat, kasepuhan Bogor, budayawan, pelajar dan mahasiswa yang ikut serta dalam kegiatan tersebut.

Koordinator Kegiatan Kumbah Tugu Kujang, Rendi Mulyadi, mengatakan bahwa kegiatan Kumbah Tugu Kujang tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan yang rutin digelar Pamkot Bogor bersama elemen warganya untuk menarik wisatawan sekaligus memeriahkan  HUT Bogor. Ajang tersebut merupakan simbul dari rasa bangga, cinta dan pengabdian warga kepada kotanya.

“Ini tugu ikon Bogor dan kami bangga jadi orang Bogor,” tegasnya.

Tugu Kujang Bogor sendiri memiliki diameter  26 x 23 M2, dan tingginya mencapai 25 meter. Di atasnya berdiri sebilah senjata pusaka berupa Kujang berwarna perak yang merupakan senjata khas etnis Sunda yang selama ini jadi kebanggan warga Jawa Barat.

“Ritual kumbah Tugu Kujang ini mulai digelar sejak tahun 1998 sampai sekarang.  Kami warga Bogor setiap acara HUT Bogor rutin melakukan pencucian dan pengectan ulang seperti ini mulai dari ujung bagian pusaka Kujang itu sampai ke palatarannya ini agar selalu tampak indah dan bersih,” jelasnya.

Kegiatan dari Kumbah Tugu Kujang akan berlangsung selama empat hari, yakni mulai hari Sewnin-Kamis mendatang.

“Tim yang terlibat disini dari Komunitas Daya Mahasiswa Sunda, Komunitas Warga Bogoh Ka-Bogor, para atlit panjat tebing dan beberapa perwaklan elemen masyarakat lainnya di Bogor,”  terangnya.

Rangkaian seremonial acara Kumbah Tugu Kujang dimulai pada pukul 10.00 WIB, dipimpin langsung oleh Walikota Bogor. Kemudian dilanjutkan dengan acara doa bersama yang dipimpin tokoh sekaligus sesepuh Bogor, Eman Sulaiman. “Doa-doa dan ritual tadi intinya agar kita semua mendapat keselamatan selama kegiatan ini berlangsung dan berjalan lancar,” jelasnya. (ars/HF)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00