• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

SIGAP POLRI

Polres Sintang Tangkap 11 Tersangka Penambang Emas Tanpa Izin

17 July
17:08 2017
0 Votes (0)

KBRN, Sintang : Kapolres Sintang AKBP Sudarmin SIK, MH memimpin oprasi penertiban Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang tersebar di enam) titik sekitaran Sungai Jalan Teluk menyurai Kelurahan Tanjung puri Kecamatan Sintang Kabupaten Sintang Kalbar.

Penindakan dan Penertiban PETI tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Sintang Nomor: Sprin / 655 / VII/ 2017 Tanggal 13 Juli 2017 Tentang Penindakan dan Penertiban Aktivitas PETI di wilayah hukum Polres Sintang dengan melibatkan sebanyak 30 Personel.

Kabag Ops Polres Sintang Kompol Edy Haryanto SH mengatakan  ada sekitar 10 TKP lokasi tempat penambangan PETI dimana sekitar 4 Orang yang bekerja di 4 TKP Penambangan PETI melarikan diri ke arah semak - semak dan melalui sungai yang yang ada di sekitar TKP.

“Pada  4 TKP yang  melarikan diri tersebut tim hanya mengamankan alatnya dan membongkar peralatan yang ada di TKP mengingat jauhnya TKP dan medan yang sulit sehingga dalam kegiatan tersebut Tim berhasil mengamankan 12 orang pekerja PETI beserta dengan barang buktinya yang didapat dari enam TKP tempat penambangan PETI,” jelas Kompol Edy, Senin (17/07/2017).

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap Tersangka, Saksi - Saksi dan Barang Bukti penyidik menetapkan 11 tersangka, 1 orang dinyatakan tidak ikut melakukan kegiatan PETI tersebut dan hanya mengantarkan makan siang untuk anaknya yang sedang bekerja di penambangan, dan hanya dijadikan sebagai saksi.

Barang bukti yang berhasil diamankan oleh Polres Sintang yaitu enam unit mesin Don Feng merk Tianli, 12 kain alas emas, 6 drum plastik terpotong setengah, 7 mata jek ukuran 4 inci, 4 alat dulang, 6 selang spiral, 1 buah Gastong warna kuning, 2 buah ken minyak, 1 buah selang bor, 1 buah selang NS, 1 batang pralon ukuran 7 inchi, 1 buah mesin Pump merk NS, 1 buah rol pump, 1 buah parang, dan 2 buah kunci gastong.

Kapolres Sintang AKBP Sudarmin menghimbau kepada para pekerja PETI agar menghentikan kegiatan penambangan tersebut.

“Bagaimana pun kegiatan tersebut berdampak kerugian bagi orang banyak, mulai dari kesehatan hingga mengganggu jalannya transportasi air akibat dari penyedotan pasir,” terangnya.

Kapolres mengatakan, penertiban PETI akan terus digelar selama operasi dilaksanakan. Untuk itu, kepada masyarakat yang masih bekerja agar segera menghentikan kegiatannya. (Har/Fik/HF)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00