• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Menkominfo: Pemblokiran Medsos Mengacu pada UU ITE

17 July
15:00 2017
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta: Menteri komunikasi dan informatika, Rudiantara, mengatakan, pemblokiran terhadap media sosial, mengacu pada undang-undang informasi dan transaksi elektronik (ITE).

“Tapi, tentunya saya harus pertimbangkan baik-baik manfaat dan mudaratnya, mana yang lebih tinggi. Dan, kita akan terus sosialisasikan ke masyarakat. Ada misalnya soal SARA, dan ada di UU ITE. Kominfo itu tidak bisa melakukan penutupan semena-mena, semua harus berdasarkan undang-undang. Pasal 27,28, dan 29 dengan sanksinya itu dipasal 45,” ungkap Rudiantara ketika dikonfirmasi di Jakarta, Senin (17/7/2017).

Rudiantara menambahkan, pemblokiran dilakukan juga termasuk jika platform media sosial terbukti berisi konten-konten negatif, namun tidak mendapatkan perbaikan di level service.

“Saya minta penyedia platform OTT (over the top) juga bekerjasama, untuk melakukan upaya bersama-sama dalam melakukan perbaikan. Jika tidak ada perbaikan saya sangat deeply considered, jika memang harus diblokir untuk kepentingan bersama-sama maka akan saya blokir,” jelasnya.

Sementara, pemerintah menegaskan bahwa pemblokir terhadap platform over the top (OTT), merupakan kepentingan bersama dari berbagai konten yang dikhawatirkan berdampak buruk di masyarakat.

Sebelumnya, pekan lalu pemerintah melalui kementerian komunikasi dan informatika memblokir platform Telegram berbasis website.

Karena, terbukti berisi konten yang mengandung unsur radikalisme dan terorisme.

Selanjutnya, pihak Telegram diwajibkan untuk memiliki standar operating procedures (SOP) dalam bentuk “self filtering”.

Yaitu, sistem penyaringan terhadap konten-konten negatif. (RM/AKS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00