• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya

Ribuan Pengunjung Memadati Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri Tahun 2017

16 July
15:58 2017
3 Votes (3)

KBRN, Kediri: Ribuan pengunjung  memadati perhelatan Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri Tahun 2017 di Kawasan Wisata Monumen Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri.

"Sejak pagi hari, kami bersama keluarga besar berangkat dari Jombang dan langsung menuju Monumen SLG, Kediri. Selain untuk mengisi libur sekolah, sekaligus melihat Parade Mobil Hias," kata Salah Satu Pengunjung asal Kabupaten Jombang, Hartatik, saat mengunjungi Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri Tahun 2017, di Kawasan Wisata Monumen SLG, di Kabupaten Kediri, Minggu (16/7/2017).

Menurut dia, acara yang mengangkat budaya lokal ini sangat cocok digelar karena anak-anak sekolah masih libur. Dia meyakini, Parade Mobil Hias yang didominasi konsep Cerita Rakyat bisa menambah pengetahuan bagi sejumlah anaknya.

"Tadi ada Peserta Parade Mobil Hias yang mengambil cerita Ande-ande Lumut, Sri Tanjung, Joko Kendhil, dan Keong Mas. Bahkan pada acara pembukaan ada penampilan Tarian Bedoyo Mojo Kirono dan Tarian Candra Kirana," ujarnya.

Sementara itu, pengunjung lain asal DKI Jakarta, Nita mengaku, senang bisa melihat berbagai atraksi seni budaya yang disajikan dalam Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri Tahun 2017. Apalagi dia bisa mengajarkan kepada anaknya tentang Sejarah dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, termasuk Cerita Panji.

"Tentunya keberadaan Kampung Panji dan Rumah Peradaban di kawasan tersebut, sangat mendukung acara ini. Dengan agenda ini, masyarakat yang tidak tahu awal mula Cerita Panji semakin tahu bahwa Kabupaten Kediri merupakan pusat cerita rakyat ini," katanya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Kediri, Haryanti Sutrisno, menyatakan, pada tahun ini Pemkab Kediri mengambil konsep berbeda yakni dengan tema “Panji Merajut Keharmonisan Nusantara, Kala Panji-Panji Sukmatikta”. Agenda tahunan jni juga didukung dari daerah lain di Indonesia. Misalnya, ada dari Pulau Madura, Bali, Jawa Tengah, Kalimantan sampai Sumatera.

"Kami sengaja memusatkan acara ini di Monumen Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri, karena kawasan tersebut memiliki magnet dan daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Khususnya warga Kabupaten Kediri maupun dari luar daerah," katanya.

Dia menambahkan, juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang sudah mendukung, memeriahkan, dan mensukseskan Pekan Budaya dan Pariwisata, serta Festival Panji Nasional Tahun 2017.

"Kami juga menyampaikan terima kasih kepada peserta pameran. Mereka di antaranya, instansi pemerintah, perusahaan swasta, lembaga keuangan dan perbankan, pelaku UMKM, maupun industri jasa keuangan dan pariwisata," katanya.

Di lokasi yang sama, Plt Kepala Dinaa Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kediri, Krisna Setiawan mengemukakan, memang sejak pagi hari animo masyarakat dalam Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri Tahun 2017 sudah mulai terlihat. Hal ini tampak dari banyaknya masyarakat dan pedagang kaki lima yang memadati tepi jalan protokol Kantor Pemkab Kediri hingga menuju kawasan Monumen SLG, Kabupaten Kediri.

"Mereka tak hanya menjual aneka makanan minuman, tapi ada pula penjual mainan anak serta souvenir khas Kediri," katanya.

Akibatnya, lanjut dia, berbagai ruas jalan di daerah tersebut tampak padat untuk sementara waktu karena kemacetan bisa langsung terurai. Lantaran, ada sejumlah petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri yang langsung sigap mengatur lalu-lintas dan melakukan pengalihan di sejumlah ruas jalan.

"Di sisi lain, terkait insiden kericuhan yang sempat terjadi antara pihak Satpol PP Kabupaten Kediri dengan sejumlah rekan jurnalis saat meliput acara ini, kami selaku panitia memohon maaf. Semoga sinergitas ini senantiasa terjalin dengan baik ke depan," katanya. (ac)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00