• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sorotan Kampus

APDP 2017 Beri Pendampingan bagi Alumni Lulusan Australia Terbitkan Jurnal Internasional

13 July
17:28 2017
2 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Sekitar 200 alumni dari berbagai perguruan tinggi di Australia yang bekerja di berbagai bidang di Indonesia, mendapat bantuan APDP (Alumni Professional Development Program) 2017 dari tiga universitas Australia, yakni Griffith University, James Cook University, dan Charles Darwin University.

Dalam Inception Workshop untuk para 'Mentees' dan 'Mentors' yang diadakan di Kampus Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Rawamangun, Jakarta pada Rabu-Jumat (12-14/7/2017), disebutkan bahwa program mentoring sepanjang 10 bulan pada 2017-2018 itu bertujuan membangun kapabilitas penelitian bagi 200 orang alumni Australia yang sudah berkarya pada berbagai bidang di Indonesia.

Co Team Leader Konsorsium APDP, Prof Collin Brown mengatakan, mentoring ini melibatkan para Mentees dan Mentors.

Mentees adalah alumni Australia (orang Indonesia yang pernah berkuliah di Australia), umumnya lulusan program doktoral (S3) di sejumlah universitas di Benua Kangguru itu. Sementara Mentors ialah orang Australia dan Indonesia yang berasal dari komunitas berbagai perguruan tinggi dan lembaga penelitian di Australia dan Indonesia.

"Jadi workshop ini di maksudkan untuk memberi peluang kepada mereka untuk menyumbang hasil karya ilmiah mereka ke dunia internasional lewat artikel yang dimuat dalam jurnal-jurnal internasional," terang mantan dosen di Griffith University, Queensland, Australia ini.

Prof Collin Brown mengakui, para peneliti Indonesia umumnya sangat pintar mengumpulkan dan menganalisis data dan sering mempublikasikan penelitian mereka pada jurnal-jurnal maupun media lokal.

"Hal ini memang penting, tetapi jika mereka ingin mengembangkan proyeknya secara global, mau tidak mau mereka harus mempublikasikan hasil riset mereka di jurnal-jurnal internasional dengan menggunakan bahasa Inggris. Nah, di sinilah APDP mencoba memberi advokasi serta pendampingan bagi mereka," imbuh Collin. 

APDP sendiri dipimpin oleh Griffith University dalam sebuah konsorsium dan bekerja sama dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Hasanuddin (Unhas).

APDP dimaksudkan meningkatkan kuantitas dan kualitas publikasi penelitian dan meningkatkan jejaring antara alumni, komunitas perguruan tinggi, pemerintah, industri dan lembaga penelitian. Area penelitian antara lain pertanian dan perikanan, ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial, kesehatan dan pendidikan.

Sejumlah lokakarya pun diselenggarakan untuk memfasilitasi para Mentees dan Mentors. Mentoring Workshop untuk para Mentors diadakan pada Mei 2017 di Jakarta dan Makassar. Sementara Inception Workshop untuk para Mentees dan Mentors dilaksanakan di Jakarta (UNJ) bulan Juli ini, sedangkan Advanced Workshop untuk para Mentees dan Mentors akan dilaksanakan di Makassar (Unhas) pada Oktober 2017.

Selain itu, pada Januari 2018 juga akan diselenggarakan sebuah konferensi di Jakarta untuk menampilkan karya-karya terpilih hasil kerja sama para Mentees dan Mentors tersebut. (red/HF)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00