• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya

Tradisi Ngalaksa, Khas Warga Rancakalong

12 July
09:08 2017
1 Votes (5)

KBRN, Sumedang : Bupati Sumedang, Eka Setiawan menyambut baik dengan digelarnya upacara adat ‘Ngalaksa’ di Kecamatan Rancakalong, Ia menilai bahwa adat ‘Ngalaksa’ adalah tradisi leluhur yang harus dilestarikan dan merupakan bentuk rasa syukur atas anugrah yang diberikan Allah Swt kepada masyarakat Rancakalong.

“Tradisi ‘Ngalaksa’ ini, sesuai dengan yang diajarkan oleh agama islam yang mana sebagai umat muslim kita harus tetap bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah. Bahkan, Allah berjanji apabila kita terus bersyukur maka Allah akan melipat gandakannya,” ujar Bupati seusai mengikuti acar adat ‘Ngalaksa’ di Desa Wisata Rancakalong, Rabu (12/7/2017).

Bupati menambahkan, kegiatan turun-temurun dari nenek moyang itu harus terus dilestarikan, hal tersebut merupakan upaya mengantisipasi agar tidak punah dimakan zaman.

“Saya akui bahwa sumedang memiliki tradisi budaya yang melimpah. Sehingga, sudah sepatutnya untuk dilestarikan, dan saya mengucapkan terima kasih kepada tokoh masyarakat, tokoh adat dan seniman Rancakalong yang rutin melestarikan tadisi Ngalaksa ini,” ujarnya.

Ia pun mengapresiasi kinerja panitia, ditengah minimnya anggaran dari Pemda  bisa menggelar acara yang mengah ini.

“Mohon maaf, karena tahun sekarang tidak ada anggaran untuk acara adat Ngalaksa ini, entah tidak dianggarkan atau kelupaan tidak dianggarkan. Tapi insya Allah tahun depan akan menjadi prioritas,” katanya.

Tidak adanya anggaran tersebut, kata Eka, dikarenakan banyak kepentingan yang lain. Sehingga menjadi tergeser.

“Menurut saya ini sangat penting sekali dan mudah-mudahan tahun depan bisa lebih bagus lagi karena sudah ada anggarannya ,” paparnya.

Sementara, Ketua Panitia kegiatan upacara adat Ngalaksa, Odang Suryana mengatakan, maksud dan tujuan digelarnya acara dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat dan unsur pemerintahan guna menumbuhkembangkan budaya tradisi ucapara adat Ngalaksa  dan berperan aktive mendukung program Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumedang Sebagai Puseur Budaya Sunda (SPBS).

“Alhamdulillah tahun sekarang kita bisa kembali menggelar acara uapara adat Ngalaksa yang mana budaya ini merupakan warisan dari leluhur yang harus terus dilestarikan agar tidak punah termakan oleh jaman,’’ terangnya. (AD/AA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00