• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya

Bule Belgia, Siap Unjuk Kemampuan Menari Lengger Banyumasan

11 July
14:38 2017
1 Votes (5)

KBRN, Banyumas : Wisatawan sekaligus relawan sosial dari Belgia, yang berada di Desa Kemutug Lor Kecamatan Baturaden Banyumas Jawa Tengah, terus mengasah diri, untuk menari lenger dalam gelaran Sendra Tari Kamanda, yang akan berlangsung di Bukit Bintang Baturaden Sabtu 15 Juli 2017.

Ketua Paguyuban Masyarakat Pariwisata Baturraden (PMBP), Tekad Santoso mengatakan ada sembilan orang warga Belgia,  yang terdiri tujuh perempuan dan dua laki- laki. Sedang berada di Kemutug Lor, untuk berwisata sekaligus melakukan bakti sosial.  

Mereka juga memiliki ketertarikam budaya asli Banyumas, sehingga dilibatkan langsung dalam pangelaran Sendratari Kamandaka.

Untuk melatih kesembilan bule ini, didatangkan pelatih tari yang selama ini sudah melakukan pertunjukan di sejumlah negara yakni Ambar Purwito. Dari hasil berlatih selama satu minggu terakhir, mereka mempunyai kemampuan yang baik untuk menjadi lengger Banyumas.

Menurut Tekad, penampilan mereka ini sebagai pembuka dalam gelaran yang baru akan dilaksanakan di Baturaden. Sebagai magnet utama, selain kecantikan alam yang berada di lereng Gunung Slamet bagian selatan. Selain itu, kesembilan warga Belgia juga akan memberikan kejutan kepada penonton. Namun Tekad masih merahasiakannya.

“Mereka akan menari lengger Banyumasan, dengan tujuh penari wanita dan dua penari pria. Untuk penari wanita disebut lenggeran, yang pria bodoran atau badutnya. Nah juga meraka akan memberikan kejutan,” kata Tekad.

Tekad di Purwokerto, Selasa (11/7/2017) siang juga menjelaskan rombongan warga negara Belgia yang dipimpin oleh Charlotte van Alstein (23) ini merupakan sukarelawan sosial. Pada 3-23 Juli, mereka membangun gedung SMP Alam Baturraden.

Selain itu, pada waktu senggang, mereka juga mempelajari adat istiadat dan seni Banyumas. Termasuk mengunjungi beberapa objek wisata di wilayah Banyumas dan sekitarnya. (RA/WDA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00