• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Arus Mudik Balik

Tiga Fokus Operasi Ramadniya di Polres Bukittinggi

19 June
22:39 2017
0 Votes (0)

KBRN, Bukittinggi: Menindaklanjuti arahan Presiden RI Joko Widodo untuk suksesnya Operasi Ramadniya dan pengamanan Lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah, Jajaran Polres Bukittinggi meningkatkan  kinerja operasi kemanusiaan itu dengan menempatkan 267 personil di lapangan.

Usai upacara gelar pasukan Operasi Ramadniya, Kapolres Bukittinggi AKBP Arly Jembar Jumhana, menyatakan, kesiapan 267 personil itu dibagi dalam satu posko pengamanan, empat posko pelayanan, dan lima posko pantau yang tersebar di seluruh wilayah hukum Polres Bukittinggi.

“Operasi Ramadniya difokuskan untuk pengamanan tiga objek, pertama tentang ketersediaan pangan masyarakat saat Lebaran Idul Fitri, kedua situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta yang ketiga dan paling penting aman serta kondusifnya masyarakat saat memanfaatkan arus lalu lintas mudik dan balik,” jelanya.

Menurut Arly Jembar Jumhana, untuk menjaga ketersediaan pangan, pihak Polres Bukittinggi telah berkoordinasi dengan instansi terkait di Bukittinggi dalam pengecekan dan mencegah tindakan penimbunan barang berakibat merugikan konsumen.

Sementara itu untuk situasi Kamtibmas yang kondusif, dilaksanakan dalam bentuk tindakan represif berupa operasi cipta kondisi, yang bertujuan mengurangi premanisme dan tindak kriminal seperti pencurian.

“Secara preventif dilakukan melalui peran Babinkamtibmas yang ada di setiap Kelurahan dan Nagari (Desa Adat), melalui imbauan di rumah ibadah agar masyarakat berhati-hati, dan tidak melakukan tindakan kejahatan,” ulasnya.

Sedangkan untuk kelancaran arus lalu lintas jalur mudik dan balik tambah Arly Jembar Jumhana, kondisi kepadatan di Bukittinggi selalu terjadi karena merupakan kota tujuan dan perlintasan saat mudik, maka dari itu disiapkan sistem rekayasa lalu lintas, sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan penyebab kemacetan.

Menurut Arly Jembar Jumhana, Operasi Ramadniya merupakan kegiatan yang bersifat kemanusiaan, karena dalam hal ini personil yang diturunkan bertugas memberikan pelayanan bagi masyarakat yang sedang memanfaatkan masa lebaran dengan mudik atau berlibur.

Diharapkan pada masyarakat Kota Bukittinggi untuk dapat menciptakan suasana aman dan kondusif bagi para pemudik dan tamu yang datang, karena disamping tugas kepolisian, rasa aman itu juga menjadi tanggungjawab masyarakat. (YPA/AKS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00