• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

KM Mutiara Sentosa 1 Terbakar di Perairan Pulau Masalembu Sumenep, 13 Penumpang Luka - Luka

19 May
22:40 2017
0 Votes (0)

KBRN, Sumenep: Sebuah Kapal yang bernama KM Mutiara Sentosa 1, dengan jumlah ABK 44 orang dan jumlah penumpang sebanyak 134 orang, terbakar di perairan Pulau Masalembu, Sumenep, Madura. Kapal tersebut berlayar dengan rute Surabaya menuju Sulawesi, akan tetapi di perairan Masalembu mengalamu kebakaran.

"Diduga percikan api muncul di CarDeck Kapal, dan semakin membesar dan tidak bisa dipadamkan," papar Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Suwardi, Jum'at (19/5/2017).

Menurutnya, melihat Kapal dalam kondisi terbakar, nakhoda memerintahkan kepada seluruh penumpang, termasuk ABK abandon ship (meninggalkan kapal, red).

"Saat ini anggota Polsek Masalembu Polres Sumenep beserta UPP Syahbandar dan Koramil Masalembu, serta dibantu warga sedang mendatangi tempat kejadian perkara (tkp)," imbuhnya.

Sampai saat ini jelas mantan Kapolsek Kalianget itu, api masih belum bisa dipadamkan, sedangkan proses evakuasi masih berlangsung dibantu tugboat yang melintas. Lebih lanjut Kasubag Humas Polres Sumenep itu menambahkan, hingga saat ini masih belum dapat dipastikan korban jiwa dan kerugian materiil.

"Sedangkan penumpang korban kapal terbakar yang telah berhasil dievakuasi dan dirawat di Puskesmas Masalembu berjumlah 13 orang dengan rincian laki-laki 12 orang dan perempuan 1 orang," terangnya.

Pihaknya, tandas Polisi dengan tiga balok dipundaknya itu, juga melakukan koordinasi dengan kantor SAR Surabaya yang saat ini telah menggerakkan KN SAR 225 Surabaya menuju tkp, Lanal TNI AL di Batu Poron, Bangkalan, serta KM Meratus Makassar sedang merapat untuk mengevakuasi penumpang dan ABK.

"Untuk informasi selanjutnya akan kami informasikan pada kesempatan pertama, sebab saat ini anggota kami yang berada di tkp mengalami kesulitan signal, jarak tkp ke Pulau Masalembu sekutar 3 Mil," pungkasnya. (IM/AKS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00