• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Olahraga

Lisensi Pelatih Renang di Indonesia Masih Minim

19 May
20:37 2017
0 Votes (0)

KBRN,  Surakarta: Universitas Tunas Pembangunan UTP Surakarta, pada tanggal  22 hingga 24 Mei 2017 mendatang,  bakal menggelar Pelatihan Wasit dan Juri Renang Tingkat Jawa Tengah.

Panitia Pelaksana Pelatihan Wasit Renang Universitas Tunas Pembangunan UTP Surakarta, Agus Supriyoko mengatakan kegiatan memeriahkan Dies Natalis UTP ke-37, untuk meningkatkan dan menyiapkan  Pelatih dan Juri agar memiliki kualitas dan kuantitas dalam berbagai event Olahraga.

Pihaknya memilih untuk mengadakan Pelatihan Wasit dan Juri renang, juga karena Kota Surakarta memiliki sejarah perkembangan olahraga renang. Salah satunya sebagai Kota yang pertama kali menjadi ajang lomba renang secara resmi di Indonesia,  yakni pada perhelatan PON pertama.

Di sisi lain, klub renang di Indonesia , khususnya di Kota Surakarta telah menjamur, namun lisensi bagi Pelatih Renang masih minim.

"Renang sendiri masih jarang disosialisasi, kaitannya dengan perwasitan, terlebih lagi untuk kepelatihan, jadi sebenarnya kita menyadari,  bahwa di level bawah sudah banyak klub-klub renang, tetapi lisensinya masih minim," ungkapnya.

Saat ini,  Olahraga renang semakin mendapat perhatian Pemerintah, sehingga kedepan,  sangat dibutuhkan SDM yang mumpuni di bidang Cabang Olahraga Renang.

Pelatihan wasit renang tingkat Jawa Tengah UTP Surakarta akan  diisi pakar-pakar Persatuan Renang Seluruh Indonesia PRSI sebagai pemateri, dengan 80 peserta dari target panitia hanya 50 peserta.

Selama  3 hari peserta akan mendapatkan  teori di kampus II UTP Cengklik selama 2 hari, dan hari ketiga praktek di kolam renang Tirtomoyo Manahan Surakarta. (Dyah S/Evie AD/AKS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00