• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Menkominfo: Indonesia Tidak Terkena Dampak Terparah Virus Ransomware Wannacry

19 May
16:37 2017
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyatakan Indonesia tidak terkena dampak terparah atas serangan virus Maleware Wannacry khususnya Ransomware, meskipun Rumah Sakit (RS) Dharmais, Jakarta sempat terserang virus tersebut yang mengganggu pelayanan kesehatan melalui perangkat komputer. Rudiantara mengatakan, Indonesia masih harus waspada atas virus Wannacry Ransomware yang dapat melumpuhkan jaringan dan perangkat komputer.

Hal ini terkait Kaspersky Lab yang menyebutkan Indonesia merupakan negara terdampak virus Wannacry Ransomware terparah kedua setelah Rusia yang terdampak paling parah. Kaspersky Lab menjelaskan, semakin banyak perangkat komputer yang terhubung dengan akses internet, maka semakin tinggi terserang virus yang meminta bayaran tebusan tersebut.

"Dari data yang ada diverifikasi, menurut saya tidak separah negara lain, negara tetangga saja lebih parah dari kita, Kominfo dan pegiat hacker memonitor enscript, kita tidak nomer 2 lah paling parah, Inggris 60 lebih, kita di Rumah Sakit dharmais dan pelayanan masih berlangsung," ungkap Rudiantara kepada wartawan di Jakarta, pada Jum'at (19/5/2017).

Pemerintah juga tengah mendorong terbentuknya Badan Siber Nasional (Basinas) untuk mencegah dan menindak segala aktifitas di dunia maya yang menyimpang dan merugikan negara. Tim Basinas terdiri dari Kementerian/ Lembaga terkait yang menjadi koordinator pertahanan siber di tanah air.

"Basinas mengintegrasikan Kementerian, Lembaga, Institusi agar lebih efektif, pencegahan, sosialisasi, penerapan, pelaksanannya Menteri sudah menanda tangani draft perpersnya," kata Rudiantara.

Sementara itu, data serangan Ransomware yang dirilis Botnet Tracker menunjukan hingga Kamis (18/5/2017) sore sekitar 295.661 perangkat komputer dan digital lainnya telah menjadi korban serangan virus Maleware tersebut, dengan serangan offline sebesar 294.879 perangkat dan serangan online sebesar 782 perangkat. (QQ)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00