• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Sharp Perkenalkan AC dan Lemari ES Berteknologi J-Tech Inverter

17 May
16:34 2017
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Tendensi untuk mengubah gaya hidup menuju masyarakat perkotaan yang lebih dinamis dan modern semakin tak terelakan. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya kaum urban di Indonesia yang diprediksi meningkat hingga 56,7% di tahun 2020 mendatang oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Gaya hidup perkotaan (urban lifestyle) pun semakin diminati, termasuk green concept, yakni kecenderungan untuk hidup lebih sehat baik dari konsumsi makanan hingga pemilihan barang rumah tangga yang hemat energi dan ramah lingkungan tanpa mengesemampingkan estetikanya.

Tanggap akan kondisi tersebut, di tahun 2017 PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) kembali meluncurkan dua produk elektronik terbaru yang didesain lebih gaya dan modern serta dibenamkan teknologi J-Tech Inverter yang ramah lingkungan, yaitu lemari es dan AC yang sesuai dengan green concept tersebut. 

"Sebagai perusahaan yang berorientasi pada  konsumen, Sharp sadar sekali akan cepatnya perubahan yang terjadi di kalangan konsumen Indonesia, terutama maraknya konsep green home living di perkotaan. Kedua produk J-Tech Inverter menjadi jawaban kesiapan SHARP dalam memenuhi kebutuhan ini," ujar Shinji Teraoka, President Director PT SHARP Electronics Indonesia di Jakarta, Rabu (17/5/2017).

Produk lemari es terbaru milik SHARP yang dibenamkan teknologi J-Tech Inverter mengedepankan empat manfaat utamanya yaitu energy savings, strong cooling, comfort, dan durability. Dari sisi hemat energi, teknologi J-Tech Inverter dikenal mampu menggabungkan sistem pendingin dan kompresor sehingga dapat menyesuaikan dingin sesuai kebutuhan konsumen.

Ketika inverter konvensional hanya menawarkan tujuh langkah untuk pendinginan, J-Tech Inverter milik Sharp jauh mengunggulinya dengan 36 langkah pendinginan yang sifatnya berkala. Hasilnya, lemari es milik SHARP dapat menghemat energi dan biaya lebih banyak dari inverter biasa.

Pendinginan yang kuat juga dihasilkan dari 36 langkah pendinginan yang mampu menjaga dan mendeteksi perubahan suhu secara lebih akurat. Kemampuan untuk menstabilkan suhu dalam waktu singkat dan sistem operasi yang terperinci memudahkannya untuk mengatur suhu secara optimal. Agar tetap nyaman, J-Tech Inverter juga dilengkapi fitur yang mampu meredam suara dan getaran serta Japan 7 Shields yang menjamin perlindungan berlebih pada produk Sharp dari tujuh ancaman berbeda, seperti api, petir, goncangan, dan lainnya.

Diciptakan untuk mengelevasi gaya hidup konsumen khususnya masyarakat urban, lemari pendingin lima pintu ini didesain minimalis, stylish, dan modern dengan dua pilihan warna, hitam dan silver, serta sederet fungsi yang akan memudahkan siapapun yang memakainya.

Sebut saja frex room atau ruang multi temperatur yang mampu mengatur suhu sesuai dengan jenis makanannya dengan empat fungsi berbeda, yaitu cool mode, defrost mode, extra cool mode, express cool mode. Atau yang tak kalah menarik, hidden water dispenser yang dibuat menyatu dan tersembunyi untuk menimbulkan kesan elegan dan menjaga kualitas aliran air. Dengan sensor sentuh, dispenser yang dapat menampung hingga 4 liter air ini akan secara otomatis terbuka dan  dapat digunakan sesuai fungsinya.

Kapasitas yang semakin besar dan banyak tidak menjadi penghalang bagi konsumen yang kerap ragu akan terkontaminasinya makanan satu dan lain dari bakteri dan jamur. Teknologi hybrid cooling system dan ion plasmacluster kembali dibenamkan agar terhindar dari bakteri jahat, bahkan dibuat dengan tampilan baru yang lebih menarik untuk menyesuaikan estetika lemari es secara keseluruhan. Tak hanya itu, lemari pendingin setinggi 1,85 meter ini juga dilengkapi fitur touch control panel yang mampu mengatur kinerja lemari es serta menyalakan dan mematikannya hanya dengan sentuhan jari.

Masih dari fitur lemari es terbaru milik Sharp, fitur auto ice making dengan pilihan crystal clear ice akan menjaga kualitas es yang lebih padat dan menjaga rasa minuman lebih lama. Agar semakin eksklusif, lemari es juga dilengkapi dengan fitur 9 way folded shelf yang mampu mengubah dan melipat ukuran tray berdasarkan kebutuhan penyimpanan makanan konsumen. Sementara untuk mempercantik lemari es, lampu LED juga dibenamkan dengan daya lebih tahan lama dan hemat energi.

"Selain ramah lingkungan dan fitur yang jauh lebih canggih, kapasitas lemari es ini juga menjadi andalan karena keduanya memiliki daya tampung lebih besar, yaitu 758 liter untuk tipe silver dan 768 liter untuk tipe hitam," jelas Andrew Gultom, Product Strategy Group Assistant General Manager PT Sharp Electronics Indonesia.

Saat ini, lemari es milik Sharp telah menempati market share sebesar 25,7 persen. Pangsa pasar untuk lemari es 4-door above memiliki peluang yang cukup besar terutama dilihat dari meningkatnya preferensi konsumen sebesar 5% di tahun 2015-2016 untuk memilih lemari es dua pintu ke atas.

"Dengan hadirnya lemari es 4-door above ini terutama melalui teknologi J-Tech Inverter, Sharp menargetkan untuk menguasai lebih dari  55% pangsa pasar," tambah Andrew.

Sementara untuk produk AC milik Sharp, teknologi J-Tech Inverter juga dilengkapi keunggulan yang tak jauh berbeda yang meliputi strong cooling, healthy cooling, durable cooling, dan eco cooling. Untuk strong cooling, teknologi J-Tech Inverter pada AC Sharp terbaru mampu memberikan dorongan yang kuat untuk pendinginan awal. Pada awal operasi, AC Sharp mampu memberikan 12.400 BTU di awal operasi atau 1,4 lebih besar dari AC konvensional non-interverter biasanya. Pusat konsentrasi aliran udara pada AC juga semakin menyebar dan luas dengan adanya w-flex louver. Louver yang mampu berputar hingga 180 derajat ini juga dapat membagi sudutnya ke kanan dan kiri sehingga hantaran udara 50% lebih luas dan dapat dirasakan di seluruh penjuru ruangan.

Dengan bilah yang diadopsi dari struktur sayap capung, AC ini mampu meminimalisir ketahanan udara sehingga kipas cross flow-nya mampu mengisi aliran udara ruangan secara maksimal hingga 30%. Pendinginan juga dibantu dengan 14°C lowest temp, yaitu pengaturan hingga 14 derajat yang mampu mendinginkan udara lebih cepat dan lock on sensor yang mampu mengubah aliran udara secara otomatis pada titik tertentu. 

Teknologi lain yang juga dibenamkan pada AC milik Sharp adalah healthy cooling melalui teknologi ion plasmacluster untuk menonaktifkan virus, jamur, dan bau tak sedap dalam ruangan dan fitur comforting bed lamp berupa lampu LED yang terangnya kurang dari 500 lux sehingga dapat menambah kenyamanan istirahat konsumen dan tentunya mempermanis hunian.

Lampu LED dapat diatur dalam lima mode dengan indikator warna cahaya dan gelombang yang berbeda sesuai kebutuhan konsumen, yaitu JetStream mode dilengkapi lampu yang memancarkan cahaya dan gelombang berwarna biru menghasilkan serotonin pada otak yaitu hormon yang dapat membuat fokus, terbangun dan waspada, selain itu lampu berwarna birunya  sekaligus merupakan indikator akan kedinginan AC J-Tech Inverter, sementara baby mode ditandai dengan lampu berwarna  merah muda, merupakan warna yang memancarkan energi yang rendah sehingga tidak membuat mata bayi anda lelah ketika melihatnya.

Sesuai dengan komitmen Sharp akan kepedulian lingkungan dan konservasi energi, eco mode dilambangkan dengan cahaya berwarna hijau seperti warna alam dan yang terakhir best sleep mode dalam dengan warna jingganya disesuaikan dengan warna matahari terbenam sekaligus pengingat bagi konsumen untuk beristirahat ataupun tidur.

Ketahanan AC Sharp juga masih dilengkapi dengan kualitas Japan 7 Shields dan garansi sepuluh tahun yang menjadi kepercayaan bagi konsumen. Terakhir, eco cooling juga menjadi keunggulan yang tak boleh dilewati karena kemampuannya untuk menghemat energi dan mencegah ruangan terlalu dingin dengan penurunan konsumsi listrik dalam dua langkah. 

Dengan teknologi terbaru yang menyesuaikan gaya hidup kaum urban masa kini, Sharp semakin optimis untuk terus memperkenalkan teknologi ini kepada konsumen, terutama dengan kondisi market share AC Sharp saat ini yang telah menduduki posisi sebesar 16,8% secara keseluruhan. Meski dalam pasar kontribusi teknologi inverter baru mencapai 2,7%, namun kontribusi AC Sharp J-Tech Inverter saat ini telah mencapai 4,4% dengan total market share 25,6%.

Komitmen Sharp Indonesia terus dibuktikan melalui berbagai cara, tak hanya melalui kegiatan Corporate Social Responsibility yang banyak menyentuh topik konservasi lingkungan dan keanekaragaman hayati, namun juga melalui inovasi produk yang tidak merugikan alam. Secara beriringan, keduanya dipertahankan sebaik mungkin hingga saat ini untuk mencapai misi Sharp Indonesia sebagai eco-positive company.

"Harapannya, inovasi yang terus dikembangkan oleh Sharp Indonesia melalui teknologi J-Tech Inverter kelak dapat membantu mengubah pola pikir masyarakat untuk beralih dari produk elektronik konvensional menjadi produk elektronik ramah lingkungan," tutup Andrew Gultom saat Konferensi Pers dan Peluncuran Produk J-Tech Inverter.

Kedua produk ini akan segera dipasarkan dalam waktu dekat, untuk lemari es J-Tech Inverter diestimasikan akan dijual dengan kisaran harga Rp 27 juta untuk warna silver dan Rp 37 juta untuk warna hitam. Sementara untuk produk AC J-Tech Inverter kisaran harganya lebih beragam dengan harga Rp 5 juta hingga Rp 8,6 juta. (red/HF)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00