• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Pemerintah Selektif Terbitkan Visa Umrah Tekan TKI Ilegal

21 April
16:04 2017
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta: Pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke Timur Tengah dengan modus pemanfaatan visa umrah cukup berdampak terhadap maraknya tenaga kerja ilegal.
Pemerintah melalui Kementerian terkait diharapkan lebih sigap dan waspada sehingga tidak kecolongan.
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Haji Lalu Suhaimi Ismi mengatakan, pengetatan penerbitan visa umrah harus mendapat perhatian serius pemerintah sehingga tidak disalahgunakan untuk pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal ke Timur Tengah.
“Belakangan ini terindikasi cukup banyak TKI yang diberangkatkan oleh oknum biro perjalanan melalui jalur umrah,” ujarnya Jumat (21/4/2017).
Ia menegaskan, minat masyarakat bekerja ke negara timur tengah cukup tinggi. Oleh sebab itu, beragam cara dilakukan agar mereka bisa bekerja ke timur tengah.
Sinergitas yang solid dari kementerian terkait menurut Suhaimi Ismi menjadi kunci utama dalam menekan penyalahgunaan visa umrah.
Bekerja secara prosedural dengan mengikuti aturan yang berlaku memberikan dampak positif bagi TKI karena seluruh hak maupun kewajibannya akan terpenuhi.
Suhaimi Ismi tidak mempungkiri, jika persoalan yang dihadapi para pahlawan devisa ini cukup kompleks sehingga pemerintah seoptimal mungkin memberikan kemudahan pelayanan pengurusan persyaratan administrasi.
“Mari kita benahi secara bersama persoalan ini agar tenaga kerja kita bekerja dengan cara yang resmi,” paparnya.
 (HS/AKS)

  • Tentang Penulis

    Hayatun Sofian

    <p>Reporter RRI Mataram</p><p>Facebook : </p><h5 class="_5pbw _5vra" data-ft="{"tn":"C"}" id="js_359"><span class="fwn fcg"><span class="fcg"><span class="fwb"><a class="profileLink" data-ft="{"tn":"l"}" data-hovercard="/ajax/hovercard/user.php?id=1788084949" data-hovercard-prefer-more-content-show="1" href="https://www.facebook.com/sofian.j.usman" id="js_4ot">Hayatun Sofian</a></span></span></span></h5><p></p>

  • Tentang Editor

    Agus K Supono

    Redaktur Puspem

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00