• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Bangunan dan E-Retribusi Klewer Jadi Pilot Project Nasional

21 April
13:38 2017
0 Votes (0)

KBRN, Surakarta: Pemerintah Kota Surakarta menerapkan sistem elektronik (e-retribusi) dalam menarik retribusi Pasar Klewer. Pasca diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Jumat (21/4/2017) e-retribusi langsung akan diterapkan.

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita di sela-sela peresmian pasar Klewer, mengatakan Penerapan tarikan sistem retribusi secara elektronik serta kelengkapan fasilitas di Pasar Klewer akan dijadikan sebagai pilot project bagi pasar rakyat lain di Indonesia. Selain mampu menekan kebocoran juga dinilai lebih transparan.

"Bangunannya bagus, selesai tepat waktu. Fasilitas ada lift dan eskalator. Yang penting selama dua tahun menempati pasar darurat pedagang tidak ditarik retribusi. Tidak semua daerah mau seperti itu," katanya.

Bahkan kini disiapkan penerapan e-retribusi bagi pedagang. Penerapan e-retribusi akan mulai diberlakukan pada 1 Mei mendatang. 

"Penerapan e-retribusi lebih transparan dan mampu menekan kebocoran. Ini nanti jadi pilot project buat daerah lainnya," lanjut Enggar.

Untuk diketahui, pasar klewer terbakar akhir  2014 lalu. Pembangunan kembali pasar sandang terbesar di Jawa tengah ini dikerjakan bertahap sejak 2015 lalu. Tahap pertama Kemendag mengucurkan anggaran senilai Rp61,8 miliar pada 2015. 

Adapun paket proyek pekerjaan tahap I meliputi, struktur bangunan basement dan semi basement. Sedangkan 2016, Kemendag mengucurkan anggaran Rp96 untuk penyelesaian pembangunan pasar tekstil terbesar di Jawa Tengah. Namun dari pagu tersebut sesuai hasil lelang anggaran yang digunakan hanya Rp81 miliar.

Adapun pasar Klewer barat mampu menampung 2.639 Pedagang. Lantai semi basement 681 pedagang, lantai satu 837, lantai dua 176 pedagang. Pelataran lantai dua 945 pedagang. (MI/AKS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00