• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hiburan

Musisi Perbatasan Antusias Ikuti Parade Band RRI Atambua

21 April
05:08 2017
3 Votes (5)

KBRN, Atambua : Peserta parade band perbatasan RRI Atambua berharap event yang sama rutin digelar setiap tahun. Karena selain menyalurkan bakat musik yang terpendam sekian lama, para peserta juga menjadikan parade band perbatasan tersebut sebagai ajang reuni musisi dari 4 kabupaten wilayah timor NTT.

Manager Grup Oriente Band Mariano mengatakan kegiatan parade band perbatasan yang di selenggarakan RRI Atambua dan Dinas Pariwisata Belu sudah tepat dan harus terus diadakan setiap tahun untuk memberi ruang bagi generasi bangsa Indonesia di perbatasan mengekspresikan bakat musiknya.

Menurut Mariano, kegiatan ini telah mengangkat nama musisi di empat wilayah Timor NTT, karena disiarkan secara langsung melalu RRI.

Walaupun Grup Oriente Band hanya mendapat poling sms terbanyak ketiga terpilih sebagai band favorit diantara enam grup band lainnya, Mariano merasa puas dan bersyukur.

"Kami berharap kegiatan ini terus di selenggarakan lagi, agar musisi Belu punya tempat menyalurkan hobi dan bakat musiknya," ujar Mariano, Kamis (20/4/2017).

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Belu Jhohanes Andes Prihatin menyatakan komitmen untuk meningkatkan kerja sama dengan RRI Atambua dan Dinas Pariwisata Belu, agar  parade band perbatasan kembali diadakan tahun mendatang.

Andes Prihatin yakin belum semua musisi di kabupaten tetangga terlibat dalam kegiatan dimaksud. Untuk itu kedepan promosi parade band perbatasan akan di tingkatkan.

Di kesempatan yang sama Andes prihatin juga minta dukungan masyarakat untuk dapat meningkatkan sadar wisata, dan mendukung iven yang dilakukan dinas pariwisata bekerja sama dengan lembaga lain untuk menarik wisatawan.

"Kita akan tingkatkan kerja sama, tidak saja dengan RRI, namun lembaga lainnya juga, agar  kegiatan seni di Belu terus bermunculan mengikuti rencana pemerintah jadikan Atambua sebgai kota Festival," tandasnya. (Ea/DS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00