• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ruang Publik

Kejar Perampok, Anak Korban Perampokan Tewas Kena Tusukan

20 April
21:52 2017
1 Votes (5)

KBRN, Bukittinggi : Warga Kelurahan Pintu Kabun, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi, Kamis (20/4/2017) petang sekitar pukul 18.30 WIB dihebohkan peristiwa perampokan yang menyebabkan seorang korban meninggal dunia akibat luka tusukan yang dilakukan si perampok.

Informasi yang dihimpun RRI dilapangan, kejadian naas yang menimpa korban bernama Fadli (26), berawal saat ibu korban Rosna Juwita (69), dirampok seorang pria tak dikenal didalam rumahnya sendiri di RT 2 RW 3 Kelurahan Pintu Kabun.

Awalnya, Rosna Juwita yang kesehariannya sebagai tukang urut didatangi seorang pria bersama wanita membawa seorang anak untuk diurut sekitar pukul 17.00 WIB. Namun, karena saat itu pasien Rosna sedang banyak pasien, pelaku pria itu disuruh datang selesai Shalat Magrib.

Rosna Juwita menuturkan, pada saat magrib itu sehabis mengurut, salah seorang pasien terakhirnya hendak mengambil wudhu dan tiba-tiba pelaku pria itu kembali datang seorang diri. 

“Saat mengambil wudhu dikamar mandi, terlihat seorang pria masuk dari pintu depan, langsung menyusul ke kamar mandi, dan merenggut kalung emas milik saya seberat 17 gram,” ujarnya sambil meneteskan air mata.

Menurut Rosna Juwita, pria itu langsung lari menuju jalan utama sejauh lebih kurang 30 meter melewati gang menuju jalan utama tempat dimana mobilnya diparkir.

Rosna Juwita yang pada saat itu langsung berteriak didengar oleh korban Fadli yang tengah berada dirumah depan, dan langsung berlari mengejar pelaku yang berusaha melarikan diri.

Berdasarkan keterangan dari Kapolsek Bukittinggi Kompol Zahari Almi, aksi pengejaran yang dilakukan Fadli berhasil menyusul pelaku. Namun saat berniat ingin mencegat perampok yang berhasil membawa kabur kalung emas milik ibunya, Fadli dihadang oleh perampok yang langsung menusuk bagian leher yang menyebabkan darah bercucuran di jalan menuju rumah.

“Fadli yang tidak mengetahui pelaku menggunakan senjata tajam tidak sempat menghindar saat pelaku melayangkan pisau kearahnya, sehingga korban yang tidak siap menerima serangan pelaku mendapat luka tusukan, yang menyebabkan dirinya jatuh bersimbah darah,” terangnya.

Menurut Zahari Almi, setelah menusuk korban Fadli yang tidak sempat menghindar, pelaku kemudian kabur bersama hasil curiannya menggunakan mini bus yang diparkir dihalaman luar jalan kerumah korban.

Zahari Almi menambahkan, korban yang ambruk bersimbah darah dilarikan oleh warga ke IGD Rumah Sakit Ahmad Mukhtar (RSAM) Bukittinggi. Namun sayang, nyawa korban tidak bisa diselamatkan karena darah yang keluar terlalu banyak.

“Hingga malam ini, pihak Polsek Kota Bukittinggi bersama tim identifikasi Satreskrim Polres Bukittinggi masih berada dilokasi menanyai saksi-saksi, serta melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), serta sebagian tim buru sergap melakukan pengejaran ke arah kaburnya si pelaku perampokan,” tukasnya.

Pantauan disekitar rumah korban, warga tetangga korban  ramai dilokasi, dan Tim Identifikasi telah memasang garis polisi di TKP.

Sementara itu isak tangis histeris dari keluarga korban terdengar dari dalam rumah, puluhan warga, tetangga dan karib kerabat memadati rumah korban dan berusaha menenangkan ibu serta saudara korban lainnya yang masih dalam kondisi berkabung. (YPA/DS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00