• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Olahraga

Christian Hadinata Prihatin Penurunan Prestasi Ganda Campuran

20 March
14:24 2017
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta: Legenda bulutangkis Indonesia, yang juga merupakan Staf Ahli Binpres PBSI Christian Hadinata mengaku prihatin dengan penurunan prestasi di sektor ganda campuran. Padahal selama ini, ganda campuran menjadi andalan Merah Putih untuk meraih gelar di even kejuaraan besar dunia.

Keprihatinan tersebut terkait dengan kegagalan Praveen Jordan/Debby Susanto meraih gelar juara di Swiss Open Grand Prix Gold 2017.  Dipartai puncak, Praveen/Debby ditaklukan wakil dari Thailand Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai, dengan skor 18-21, 15-21.

“Khususnya diawal 2017 disektor ganda campuran setelah kegemilangan Owi/Butet (Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir) di Olimpic 2016, sepertinya ada penurunan prestasi. Ini tentu memprihatinkan. Ini harus jadi perhatian khusus. Ganda campuran diharapkan raih gelar juara,”kata Christian Hadinata, dalam perbincangan bersama Radio Republik Indonesia, Senin (20/3/2017).

Praveen/Debby sebenarnya menjadi andalan setelah Owi/Butet. Sementara pemain pelapis, belum matang dan tidak dapat diandalkan untuk meraih prestasi di turnamen besar. Penampilan Praveen/Debby menurun usai meraih gelar juara All England 2016.

Pada All England 2017, Praveen/Debby kandas dibabak awal dari pemain non unggulan asal Jepang  Yuta Watanabe/Arisa Higashino. Praveen/Debby gagal mempertahankan gelar juara. Selanjutnya, di Swiss Open, sebenarnya Praveen/Debby memiliki peluang untuk meraih gelar juara apalagi di semi final, keduanya mengandaskan pemain andalan Tiongkok Zhan Nang /Li Yinhui.

“Kemarin di Swiss bisa berharap raih gelar. Lawan yang dihadapi kan tidak seberat di All England. Di semi final bisa mengalahkan pasangan yang sangat terkenal Zhan Nang meskipun pasangannya relatif baru,” ujarnya.

Penurunan prestasi Praveen/Debby harus menjadi perhatian bagi pelatih karena Praveen/Debby masih menjadi tumpuan Indonesia.

“Keduanya adalah pasangan andalan. Saya rasa harus ada konsolidasi dengan pelatih. Harus dibicarakan dengan sungguh-sungguh mengapa prestasi Praveen/Debby turun setelah menjuarai All England. Mereka belum pernah lagi juara,” ujarnya lagi. (Sgd/Foto:PBSI/AKS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00