• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hiburan

Danlanal Nias Gelar Kontes Burung Berkicau

20 March
12:53 2017
0 Votes (0)

KBRN, Gunungsitoli: Peduli dengan eksistensi burung Murai Batu Ekor Hitam atau yang dikenal dengan sebutan nama niasnya Tetehua atau Kanehua, Danlanal Nias kembali menggelar Kontes Burung Berkicau Danlanal Nias Cup 2017.

Danlanal Nias Letkol Laut Heri Prihartanto yang diwakili Komandan Pos AL Gunungsitoli Letda Laut (P) Warnadi S. Psi, selaku penanggungjawab kontes mengatakan, motivasi pelaksanaan kontes ini untuk menggugah pemerintah daerah, organisasi kepemudaan dan masyarakat untuk melestarikan burung-burung khas Nias.

Faktanya kini burung-burung khas Nias seperti Beo sudah jarang ditemui, kalaupun ada itu bukan burung Beo Asli dari Nias, dan kondisi ini yang dikhawatirkan akan terjadi pada burung murai batu,” ujar Danpos AL Warnadi, Senin (20/3/2017).

Untuk mencegah perburuan burung secara liar, kata Warnadi, dan mencegah kepunahan burung-burung asli Nias, sudah sepatutnya dilakukan penangkaran sehingga secara tidak langsung membuka lapangan kerja bagi masyarakat, baik yang melakukan penangkaran maupun yang menyediakan pakan burungnya.

“Pemerintah daerah kepulauan Nias saat ini masih belum melakukan penangkaran meski kita sudah sampaikan, namun sayang hingga saat ini belum ada respon,” ucapnya.

Sementara, salah seorang masyarakat memberi apresiasi positif terhadap pelaksanaan Kontes Burung Berkicau Danlanal Nias Cup 2017 yang berlangsung tanggal 26 Maret mendatang di lapangan Pos AL jalan Yos Sudarso Gunungsitoli.

“Kalau boleh kegiatan ini dari Dinas Pariwisata dapat dilibatkan karena kontes burung berkicau merupakan salah satu daya tarik wisata di Kota Gunungsitoli,” tutur Ama Dolo Lase.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Panitia Kontes Burung Berkicau Danlanal Nias Cup 2017, Raasyid R Telaumbanua mengatakan harapan itu memang sangat baik jika diwujudnyatakan, karena keistimewaan burung asli Nias dapat menjadi promosi wisata bagi masyarakat luar Nias.

“Keistimewaan murai batu ekor hitam khas Nias tidak dimiliki oleh murai lainnya.  Dan keistimewaan lomba ini terletak pada komitmen lomba yang tanpa teriakan, tertib dan sportif serta menjunjung fair play,” ungkap Raasyid.

Raasyid, mengungkapkan untuk ajang kontes berkicau Danlanal Nias Cup 2017 panitia akan menghadirkan 7 orang juri dimana 4 orang juri dari luar kepulauan Nias yang sudah memiliki pengalaman menjuri dan 3 juri lokal. (IJZ/AKS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00