• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hiburan

Pancuran 13 Guci akan Dikelola BKSDA, Pengunjung akan Dikenakan Tarif

16 March
15:21 2017
0 Votes (0)

KBRN, Tegal  : Pengunjung objek wisata pemandian air panas Guci di kawasan Bumijawa Kabupaten Tegal akan dikenai tarif tiket masuk pancuran 13. Hal ini dikarenakan obyek wisata pancuran 13 dikelola Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pemerintah Provinsi  Jawa Tengah (Jateng).

Selama ini kawasan pancuran 13 berada di bawah naungan dinas pariwisata dan pengunjung tidak membayar karena sudah membayar tiket masuk.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda Olah Raga Suspriyanti mengungkapkan kawasan pancuran 13 memang berada di kawasan cagar alam, sesuai aturan pemanfaatan wisata di kawasan itu merupakan kewenangan BKSDA.

"Di kawasan Guci, ada 2,28 hektar yang masuk kawasan cagar alam dan kewenangan dari BKSDA, termasuk Pancuran 13, dan kini status pancuran 13 menjadi Taman Wisata Alam (WTA) yang sudah ditetapkan kementerian Kehutanan dan lingkungam Hidup,“ jelas Suspriyanti. 

“Terlebih, wisata pancuran 13 bisa memberikan kontribusi pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). Sedangkan tiket masih di bahas oleh BKSDA dan Pemkab Tegal,“ tambah Suspriyanti.

Kepala UPTD Obyek Wisata Guci Abdul Haris memaparkan nantinya warga atau pengusaha penginapan memanfaatkan air panas Guci untuk komersial akan di kenakan tarif tertentu. Untuk warga sekitar dikecualikan dalam menggunakan air sebagai kebutuhan sehari hari tidak di kenakan biaya. (IND/DS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00