• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya

Disbudpar Garut Sebut SDN Regol Sebagai Cagar Budaya

14 March
09:40 2017
0 Votes (0)

KBRN, Garut : Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Garut Budi Gan Gan menyebut lima ruang kelas di SDN Regol 7 dan 10 sudah masuk dalam cagar budaya kabupaten. Pihaknya pun sudah melaporkan kepada Pemprov Jabar mengenai cagar budaya yang bersejarah tersebut.

Mengenai rencana pembangunan yang akan dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Garut terhadap SD tersebut, Budi mengaku pihaknya sudah mengirim surat yang menginformasikan bahwa SDN Regol merupakan benda cagar budaya. Pihaknya pun sudah meminta agar pembangunan sekolah tak mengubah bentuk asli.

"Nanti konsepnya adalah yang dulu dibangun hanya beberapa gedung. Jangan sampai mengganti atau menghilangkan bangunannya," kata Budi melalui sambungan telepon, Selasa (14/3/2017).

Sebanyak lima ruang kelas peninggalan dari RA Lasminingrat, tutur Budi, harus dipertahankan keasliannya. Pihaknya menyarankan untuk membangun gedung yang lebih modern di lokasi cagar budaya itu. Sedangkan bangunan bersejarahnya hanya diperbagus sesuai dengan aslinya.

"Selain ke provinsi kami juga sudah daftarkan ke Balai Pelestarian Cagar Budaya Serang. Cuma kami belum menetapkan dalam surat keputusan karena harus melalui kajian oleh tim ahli dulu. Kalau di kabupaten sudah kami tetapkan sebagai cagar budaya melalui peraturan kepala dinas," ucapnya.

Budi menjelaskan jika peninggalan sejarah di Kabupaten Garut wajib dijaga. Terutama bukti sejarah RA Lasminingrat yang berperan di bidang pendidikan. Bangunan yang ada saat ini menjadi warisan yang terus bisa disampaikan kepada generasi selanjutnya.

"Kami juga mendorong dan berupaya agar RA Lasminingrat bisa menjadi pahlawan nasional. Banyak jasa yang telah diberikan kepada Garut dan Indonesia. Tentunya harus ada timbal balik yang diberikan," ujarnya.

Selain SDN Regol 7 dan 10, tutur Budi, Garut memiliki benda cagar budaya yang harus dijaga. Seperti Candi Cangkuang, Mesjid Adat Cangkuang, Rumah Adat Kampung Duku, serta Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. (Irwan R/NGH)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00